<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>PERHUTANIBRAIN</title>
	<atom:link href="http://perhutanibrainonline.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://perhutanibrainonline.wordpress.com</link>
	<description>berani ngebrain untuk masa depan pengelolaan perusahaan yang lebih baik</description>
	<lastBuildDate>Mon, 18 May 2009 05:40:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='perhutanibrainonline.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>PERHUTANIBRAIN</title>
		<link>http://perhutanibrainonline.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://perhutanibrainonline.wordpress.com/osd.xml" title="PERHUTANIBRAIN" />
	<atom:link rel='hub' href='http://perhutanibrainonline.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Who moved my teak</title>
		<link>http://perhutanibrainonline.wordpress.com/2009/04/25/who-move-my-teak/</link>
		<comments>http://perhutanibrainonline.wordpress.com/2009/04/25/who-move-my-teak/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 Apr 2009 08:50:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>phtbrain</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://perhutanibrainonline.wordpress.com/?p=108</guid>
		<description><![CDATA[Who move my teak adalah plesetan dari karya fenomenal who move my cheese karya Spencer Johnson yang memberikan perumpamaan indah dalam kehidupan di sebuah &#8220;Labirin&#8221; dimana dua tikus, yaitu Sniff dan Scurry, serta dua kurcaci, yaitu Hem dan Haw mencari &#8220;Cheese&#8221;. Cheese dalam cerita ini mewakili apa yang anda inginkan dalam kehidupan, dan labirin mewakili [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=perhutanibrainonline.wordpress.com&amp;blog=6972267&amp;post=108&amp;subd=perhutanibrainonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_116" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-116" title="who moved my teak" src="http://perhutanibrainonline.files.wordpress.com/2009/04/who-moved.jpg?w=300&#038;h=41" alt="who moved my teak" width="300" height="41" /><p class="wp-caption-text">who moved my teak</p></div>
<p>Who move my teak adalah plesetan dari karya fenomenal who move my cheese karya Spencer Johnson yang memberikan perumpamaan indah dalam kehidupan di sebuah  &#8220;Labirin&#8221; dimana dua tikus, yaitu Sniff dan Scurry, serta dua kurcaci, yaitu Hem dan Haw mencari &#8220;Cheese&#8221;. Cheese dalam cerita ini mewakili  apa yang anda inginkan dalam kehidupan, dan labirin mewakili di mana anda  mencarinya.</p>
<p>Namun sekarang cheese kita rubah menjadi TEAK.  Inilah ceritanya &#8230;.</p>
<p>Sniff, si tikus pembau perubahan dengan segera. Scurry, si tikus  sigap dan siap dengan tindakan.  Hem, si kurcaci penolak dan pelawan perubahan penuh rasa takut.  Haw, si kurcaci pencoba adaptasi untuk lebih baik.</p>
<p>Mereka mencari TEAK pada labirin yang gelap dan sering menyesatkan. Sniff, si tukang endus dan Scurry si tukang lacak mulai berlari cepat menyusuri lorong. Dengan menggunakan instingnya, mereka memilih metode <em>trial and error</em>. Sering kali mereka tersesat ke jalan yang salah, tapi mereka terus mencoba mencari jalan yang lain.</p>
<p>Hem dan Haw dengan kemampuan berpikir dan belajarnya juga berusaha mencari TEAK.</p>
<p>Akhirnya keempatnya menemukan TEAKs di suatu tempat bernama TEAK Station C (TSC).  Mereka bersuka cita dan menikmati TEAK sepuasnya. Setiap hari mereka rutin mengunjungi TSC.</p>
<p>Sniff dan Scurry selalu bangun pagi menuju tempat itu, melepas sepatu, mengikat keduanya dan menggantungkan di lehernya, dan sebelum menikmati TEAK, mereka memeriksa tempat itu apabila ada perubahan.</p>
<p>Hem dan Haw mula-mula selalu bangun pagi namun kemudian karena mereka sudah tahu jalan menuju TEAK itu, mereka mulai bangun siang dan berjalan santai. Hem dan Haw merasa bahagia dan puas dengan tempatnya yang baru sehingga mereka menjadi arogan.</p>
<p>Suatu hari mereka berempat menemukan bahwa TSC kosong. TEAK telah hilang !!  semua terperanjat dan berteriak &#8220;WHO MOVE MY TEAK&#8221;.  Meski demikian Sniff dan Scurry tidak kaget dengan kenyataan itu karena mereka sadar bahwa TEAK itu lama-lama akan habis karena setiap hari dimakan. Mereka siap dengan keadaan yang tak terelakkan ini. Segera saja Sniff dan Scurry memakai sepatu dan langsung berlari mencari cheese yang baru. Mereka melihat bahwa TSC telah berubah, maka merekapun memutuskan untuk berubah.</p>
<p>Reaksi Hem dan Haw dalam menghadapi ini. Mereka kaget dan marah. Hem menilai keadaan ini tidak adil karena mereka merasa berhak menikmati TEAK itu selamanya dan menyalahkan orang lain yang telah memindahkan TEAK itu. Sedang Haw mulai berpikir, bagaimana hal ini bisa terjadi. Mereka berdua takut, bagaimana mereka akan bisa hidup tanpa TEAK itu.</p>
<p>Di lain tempat, Sniff dan Scurry masih berlari kesana kemari tanpa kenal lelah mencari TEAK yang baru. Berulang kali mereka melewati jalan buntu dan memasuki tempat yang kosong, tidak ada TEAK. Tapi mereka terus mencoba.</p>
<p>Akhirnya mereka sampai di suatu tempat bernama TEAK Station N (TSN) yang penuh dengan TEAK. TEAK di situ ternyata lebih hebrink dari TEAK di tempat yang lama. Mereka menikmatinya dengan puas.</p>
<p>Hem dan Haw masih terus mendatangi TSC dan berharap TEAKnya kembali. Tapi harapan mereka sia-sia. Hem diam dan putus asa. Sedang Haw mulai tidak tahan dengan keadaan seperti itu dan mencoba mencari cara untuk bisa menemukan TEAK itu.</p>
<p>Keduanya lantas memahat dinding tempat itu, ternyata TEAK yang dicari tetap tidak dapat ditemukan. Haw mengajak Hem mencari TEAK yang baru di luar. Tapi Hem menolak karena dia masih yakin TEAKnya akan kembali dan berpikir bahwa belum tentu mereka akan memukan TEAK di luar sana. Diam-diam Haw juga didera rasa takut untuk memasuki tempat-tempat asing yang gelap dan menyesatkan.</p>
<p>Tapi dia telah membayangkan bahwa di luar sana dia akan mendapatkan TEAK yang lezat. Haw menertawakan kebodohannya. Mengapa dia hanya membayangkan tapi tidak berusaha keluar? Karena Hem tidak mau diajak, Haw pergi sendiri. Di sepanjang perjalanan dia disergap rasa takut yang amat sangat. Ada kalanya dia ingin kembali ke tempat semula yang enak dan aman, tapi dia menyadari bahwa disitu tidak ada TEAK lagi.</p>
<p>Anehnya, semakin lama dia merasa langkahnya semakin ringan. Dia merasa nyaman telah terbebas dari rasa takutnya dan sangat menikmati saat melakukan hal-hal baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Di sepanjang jalan dia memberi tanda dengan menuliskan sesuatu di dinding. Dia berharap hal itu bisa dijadikan jejak yang dapat diikuti Hem, sahabatnya, jika Hem berniat menyusulnya.</p>
<p>Akhirnya dia sampai di TSN dan menjumpai Sniff dan Scurry yang tengah menikmati TEAK. Haw begitu gembira dengan penemuannya dan bersama-sama Sniff dan Scurry menikmati TEAK. Haw hanya bisa berharap berharap Hem segera dapat melepaskan diri dari rasa takut dan segera bergerak ke tempat lain.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/perhutanibrainonline.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/perhutanibrainonline.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/perhutanibrainonline.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/perhutanibrainonline.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/perhutanibrainonline.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/perhutanibrainonline.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/perhutanibrainonline.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/perhutanibrainonline.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/perhutanibrainonline.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/perhutanibrainonline.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/perhutanibrainonline.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/perhutanibrainonline.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/perhutanibrainonline.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/perhutanibrainonline.wordpress.com/108/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=perhutanibrainonline.wordpress.com&amp;blog=6972267&amp;post=108&amp;subd=perhutanibrainonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://perhutanibrainonline.wordpress.com/2009/04/25/who-move-my-teak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/47f145a08c904c9b4c38560a2076721d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">phtbrain</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://perhutanibrainonline.files.wordpress.com/2009/04/who-moved.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">who moved my teak</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Revolusi Ide</title>
		<link>http://perhutanibrainonline.wordpress.com/2009/04/23/revolusi-ide/</link>
		<comments>http://perhutanibrainonline.wordpress.com/2009/04/23/revolusi-ide/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Apr 2009 07:41:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>phtbrain</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://perhutanibrainonline.wordpress.com/?p=104</guid>
		<description><![CDATA[Banyak hal muncul di sekitar kehidupan kita. Semua bukan tanpa sengaja diciptakan.  Mereka dihadirkan dari sekumpulan orang-orang yang keluar dari kebiasaan. Seperti semangat Singapore Airline dengan tagline Be Part of the Success.  Meski demikian SIA pernah mengundang IDEO untuk membantu menelisik sebuah masalah kecil mendasar di SIA yang tidak diketemukan sendiri untuk memperbaiki kinerjanya. Silakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=perhutanibrainonline.wordpress.com&amp;blog=6972267&amp;post=104&amp;subd=perhutanibrainonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak hal muncul di sekitar kehidupan kita. Semua bukan tanpa sengaja diciptakan.  Mereka dihadirkan dari sekumpulan orang-orang yang keluar dari kebiasaan. Seperti semangat Singapore Airline dengan tagline Be Part of the Success.  Meski demikian SIA pernah mengundang IDEO untuk membantu menelisik sebuah masalah kecil mendasar di SIA yang tidak diketemukan sendiri untuk memperbaiki kinerjanya.</p>
<p>Silakan kinjungi bagaimana IDEO dengan komunitas multi talenta telah menyulap sebuah ide menjadi kenyataan seindah pelangi. Demikian juga TED yang secara galak menginisasi pertemuan secara berkala dengan mengundang komunitasnya dan menghadirkan orang-orang dengan ide gila. Silakan unduh rekam prosesnya untuk koleksi pribadi dan dikaji untuk melahirkan sebuah ide-ide gila demi kemajuan perusahaan.</p>
<p>Salah satu hal yang bisa kita segera lakukan adalah melakukan revolusi ide atau revolusi berpikir. Revolusi berpikir bisa dilakukan dengan cara-cara kecil dan sederhana seperti memikirkan multi fungsi sebuah alat atau benda di sekitar kita. Setiap ketemu pikirkan alternatif lain untuk apa. Bila memungkikan buatlah master mind (MM) untuk menggali ide-ide, yaitu berdiskusi setengah jam hingga satu jam dengan beberapa kawan untuk menggagas apa saja.  Hal ini sangat penting untuk melatih otak kita bekerja sehingga pada suatu ketika akan secara otomatis mempunyai reflek berpikir alternatif.</p>
<p>Kita telah diberikan anugerah maka sebagai rasa syukur harus kita manfaatkan sebesar mungkin untuk kemaslahatan lingkungan kita. Jadi tidak ada alasan jika Perhutani tidak semakin maju dan HEBRINK.</p>
<p>Be bright your idea in one steap ahead.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/perhutanibrainonline.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/perhutanibrainonline.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/perhutanibrainonline.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/perhutanibrainonline.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/perhutanibrainonline.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/perhutanibrainonline.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/perhutanibrainonline.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/perhutanibrainonline.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/perhutanibrainonline.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/perhutanibrainonline.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/perhutanibrainonline.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/perhutanibrainonline.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/perhutanibrainonline.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/perhutanibrainonline.wordpress.com/104/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=perhutanibrainonline.wordpress.com&amp;blog=6972267&amp;post=104&amp;subd=perhutanibrainonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://perhutanibrainonline.wordpress.com/2009/04/23/revolusi-ide/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/47f145a08c904c9b4c38560a2076721d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">phtbrain</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Brani nGebrain 2 be d Best</title>
		<link>http://perhutanibrainonline.wordpress.com/2009/04/21/brani-ngebrain-2-be-d-best/</link>
		<comments>http://perhutanibrainonline.wordpress.com/2009/04/21/brani-ngebrain-2-be-d-best/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2009 08:15:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>phtbrain</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://perhutanibrainonline.wordpress.com/2009/04/21/brani-ngebrain-2-be-d-best/</guid>
		<description><![CDATA[Tomas Alfa Edison, seorang sosok yang terkenal dengan seribu satu ide pencarian untuk perbaikan dunia. Sebuah bola lampu telah merubah peradaban dunia. Salah satu spirit yang paling utama adalah nilai-nilai keunggulan pribadinya yang sangat tajam menatap jauh ke depan tanpa batas. Cara berpikirnyalah yang menjadikan batasnya. Sifat berani meski hanya berpikir dan bermimipi menjadi hal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=perhutanibrainonline.wordpress.com&amp;blog=6972267&amp;post=102&amp;subd=perhutanibrainonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tomas Alfa Edison, seorang sosok yang terkenal dengan seribu satu ide pencarian untuk perbaikan dunia. Sebuah bola lampu telah merubah peradaban dunia.  </p>
<p>Salah satu spirit yang paling utama adalah nilai-nilai keunggulan pribadinya yang sangat tajam menatap jauh ke depan tanpa batas. Cara berpikirnyalah yang menjadikan batasnya.</p>
<p>Sifat berani meski hanya berpikir dan bermimipi menjadi hal yang sangat esensial untuk menyongsong hari esok yang semakin baik. </p>
<p>Brani ngebrain atau berani memanfaatkan otak dan pikiran kita, sebagai anugerah yang sangat fenomenal dari Illahi Robbi, untuk menjadi yang terbaik.  Jack Welch dengan semangat be number one or number two sangat menginspirasi kami untuk NGeBraIn.  </p>
<p>PerhutaniBrAiN, bukanlah sosok sembarangan.  Dia adalah sebuah komunitas yang menantang masa depan agar lebih baik dengan memulainya dari memikirkan sesuatu yang jauh lebih baik dari yang ada sekarang.  Hanya kebetulan saja kami memang bekerja dan berkarya di Perum Perhutani.</p>
<p>Dengan ini kami memproklamasikan bahwa PerhutaniBraIn akan menjadi lokomotif perubahan dan perbaikan para individu unggul menyongsong era kemenangan ecodevelopment.</p>
<p>Salam Sukses Luar Biasa</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/perhutanibrainonline.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/perhutanibrainonline.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/perhutanibrainonline.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/perhutanibrainonline.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/perhutanibrainonline.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/perhutanibrainonline.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/perhutanibrainonline.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/perhutanibrainonline.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/perhutanibrainonline.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/perhutanibrainonline.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/perhutanibrainonline.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/perhutanibrainonline.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/perhutanibrainonline.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/perhutanibrainonline.wordpress.com/102/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=perhutanibrainonline.wordpress.com&amp;blog=6972267&amp;post=102&amp;subd=perhutanibrainonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://perhutanibrainonline.wordpress.com/2009/04/21/brani-ngebrain-2-be-d-best/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/47f145a08c904c9b4c38560a2076721d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">phtbrain</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengaturan Hasil</title>
		<link>http://perhutanibrainonline.wordpress.com/2009/04/08/pengaturan-hasil/</link>
		<comments>http://perhutanibrainonline.wordpress.com/2009/04/08/pengaturan-hasil/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2009 08:11:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>phtbrain</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://perhutanibrainonline.wordpress.com/?p=99</guid>
		<description><![CDATA[posted by farid ma&#8217;ruf ps.  penulisan rumus ada yang hilang (mohon diupdate oleh ybs.) PENGATURAN HASIL TENTANG DAUR JATI Daur yang ada, udah benar atau tidak ? Latar Belakang : Direktorat Perencanaan dan Produksi Perum Perhutani, 2008, bermaksud merubah daur jati berkisar dari 11 s/d 60 tahun berdasarkan umur kondisi umur rata-rata struktur kelas hutan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=perhutanibrainonline.wordpress.com&amp;blog=6972267&amp;post=99&amp;subd=perhutanibrainonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:left;">posted by farid ma&#8217;ruf</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;">ps.  penulisan rumus ada yang hilang (mohon diupdate oleh ybs.)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;"><strong><span style="font-family:Tahoma;">PENGATURAN HASIL</span></strong></p>
<ol type="a">
<li class="MsoNormal"><strong><span style="font-family:Tahoma;">TENTANG DAUR  JATI</span></strong></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Monotype Corsiva';font-size:16pt;" lang="SV">Daur yang ada,  udah benar atau tidak</span><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"> ?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Latar Belakang</span></strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"> :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Direktorat Perencanaan dan Produksi Perum Perhutani, 2008, bermaksud  merubah daur jati berkisar dari 11 <strong>s/d</strong> 60 tahun berdasarkan umur kondisi umur  rata-rata struktur kelas hutan yang ada sekarang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Masalah :</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"><span>1.<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Kewenangan siapa menentukannya ? Regulator (Dephutbun) atau Operator  (PHT).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"><span>2.<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Bagaimana menentukannya ? Dasar pertimbangannya harus  jelas.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"><span>3.<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Reaksi eksternal?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Pembahasan tentang Daur  Jati</span></strong></p>
<ol>
<li><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"><span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Seminar tgl. 11 September 1968 di Yogyakarta, kerjasama antara Direksi  Perhutani Jawa Timur dengan Fakultas Kehutanan UGM. (<span style="color:red;">Hasil Seminar gak punya euy</span></span></li>
<li><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"><span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Temu Karya Daur Jati,<span> </span>tgl. 10-11 Agustus 1983 di  Malang.</span></li>
<li><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Seminar tgl. 5 Januari 1985 di Yogyakarta, kerjasama antara Persaki  Cabang Yogyakarta, Persaki Cabang Jawa Tengah dan Persaki Jawa  Timur</span></li>
<li><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">Lokakarya Pemantapan Kelas Perusahaan Jati Perum Pehutani tgl. 12 Maret  1991 di Jakarta.</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI"> </span><strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">Definisi</span></strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI"> :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">Poedjorahardjo, 1983, berpendapat daur merupakan rotasi tegakan, karena  menurut The American Society Foresters, 1958, adalah jangka waktu dalam tahun  yang diperlukan untuk membangun dan menumbuhkan tegakan ke suatu kondisi yang  spesifik untuk masak.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">Rochmini, Soediono, 1983, daur berfungsi sebgai dasar dalam pengaturan  hasil atau <em>Yield regulation.</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="IT">Penetapan Daur</span></strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="IT"> :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="IT">Diskusi Daur Jati di lingkungan Perhutani,  1983</span></strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="IT">.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IT"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="IT">Ir. Poedjorahardjo MSc</span></strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="IT">, 1983, mengutip pendapat Davis (1966),  bahwa daur ditetapkan berdasarkan :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Symbol;" lang="IT"><span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="IT">Demand, Produk apa yang dapat dijual paling optimum -&gt; ukuran yang  marketable dapat menentukan penetapan lamanya daur</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Symbol;" lang="IT"><span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="IT">Supply, Produktivitas hutan apa yang dapat ditanam -&gt; Dengan tabel  tegakan dapat menentukan penetapan lamanya daur, CAI &amp;  MAI.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IT">Berdasarkan faktor tersebut diatas mengusulkan : <span> </span>Kombinasi  permintaan dan penawaran untuk menentukan lamanya daur dapat dilakukan dengan  membuat Tabel hasil keuangan, dengan pendekatan ; Bunga Tegakan, Nilai Harapan  Tanah.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IT"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="IT">Rocmini &#8211; Soediono</span></strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="IT">, 1983, menyatakan bahwa percobaan  pendekatan daur jati telah dilakukan diantaranya :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Symbol;" lang="SV"><span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Berdasarkan Daur Teknis :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Wingdings;" lang="SV"><span></span></span><em><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Cordes</span></em><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"> ,1881, jati  pada umur 80 s/d 100 tahun cukup masak tebang, ini berdasarkan pendapat bahwa  massa kayu terbesar dan sifat teknis kayu jati dapat dicapai pada umur  tersebut.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Wingdings;" lang="SV"><span></span></span><em><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Bruinsma</span></em><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">, 1891,  kurun waktu 80 s/d 100 tahun dianggap cukup untuk menghasilkan kayu jat untuk  berbagai tujuan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Wingdings;" lang="SV"><span></span></span><em><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Von Hertling</span></em><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">, 1895,  berdasarkan rentabilitas daur 80 tahun meunjukkan penghasilan minus, sedangkan  daur 60 tahun surplus.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Wingdings;" lang="SV"><span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Berdasarkn pendapat Cordes dan Bruinsma, tahun 1897 disusun  <em>Dienstreglement Tahun 1897</em><span> </span>yang menetapkan daur jati adalah  80 tahun.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Wingdings;" lang="SV"><span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Beberapa penelitian di tahun 1899 menunjukkan bahwa perubahan bentuk  batang jati, sampai mencapi bentuk normal, diperlukan waktu 60 tahun,  selanjutnya tidak terjadi lagi perubahan bentuk -&gt; Sebagai indikator kualita  batang jati dibentuk setelah tercapai umur 60 tahun.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Daur Fisik :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">H</span></em><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">.J Kerbert , 1902,  berdasarkan pohon jati yang tumbang, bahwa pohon jati sanggup tumbuh sampai umur  120-125 tahun pada tanah yang jelek, sedang di tanah yang lebih baik 169-205  tahun.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Van Deventer</span></em><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">, 1908,  berdasarkan pohon-pohon yang tumbang, diduga daur fisik jati adalah antara  120-300 tahun.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Daur Finansial :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Pan</span></em><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"> , 1906, tingkat  rentabilitas yang tinggi dapat dicapai pada saat hasil yang dipungut menunjukkan  nilai tertinggi per satuan luas.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Beekman</span></em><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">, 1918,  bahwa nilai tertinggi belum tentu bersamaan tercapainya dengan tingkat  rentabilitas tertinggi, karena nilai masih dapat naik terus pada saat kenaikan  rentabilitas berhenti. Kemudian <em>Beekman</em>,<span> </span>menghitung daur  finansial : berdasarkan bunga 1 % untuk bonita rendah, 2 % bonita sedang (III),  2,5-3 % untuk bonita tinggi, diasumsikan panjang daur adalah sbb  :</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">85 &#8211; 90 tahun  untuk Bonita III</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">55 &#8211; 65 tahun  untuk Bonita IV dan V</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI"> </span><em><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">AF Wehlburg</span></em><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI"> , 1906,  bahwa sekalipun nilai harapan masih tetap bertambah, belum mencapai titik  tertinggi, akan tetapi bila pengeluaran dan nilai tanah tidak lagi seimbang,  maka dari sudut finansial tegkan ybs sudah mencapai saat masak tebang. </span><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Wehlburg berpendpat daur jati  80 tahun.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"> </span><em><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Instructie voor het opstellen van voorlopge bedrijfsplanen der  djatibossen</span></em><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">, 1913, Jati  daur pendek = 80 tahun; 100 tahun daur panjang, 120 tahun daur terpanjang (untuk  memperoleh kayu yang berukuran besar). </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"> </span><em><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Z. van Doorn</span></em><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">, 1933,  mengusulkan diterapkan berbagai daur yang disesuaikan dengan ; tujuan  pengusahaan, kedaan tegakan dan keadaan ekonomi. </span><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">Konkritnya tetap daur 60, 80 dan 120  tahun.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI"> </span><em><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">WAP de Boer</span></em><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">, Boita  IV up 50-60 tahun, Bonita II dan III daur 70-80 tahun, 120 tahun terlalu  lama.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI"> </span><em><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">Hellinga</span></em><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">, 1940,  menentukan daur dengan menggunakan Nilai Harapan Tanah dan Nilai Hasil adalah  :</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">Bonita<span> </span>:<span> </span>2,5<span> </span>3,5</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">Nilai  Tanah<span> </span>:<span> </span>130  tahun<span> </span>125 tahun</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">Nilai  Hasil<span> </span>:<span> </span><span> </span>65  tahun<span> </span><span> </span>60 tahun</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">Danhoff</span></em><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI"> , 1941,  menyarankan penggunaan daur perusahaan (<em>bedrijfomloop</em>), yaitu panjang  Daur adalah sekitar 40 â€“ 80 tahun dengan bunga antara 2 &#8211; 6  %.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">Jon Sediono  selanjutnya menyarkan daur ditetapkan berdasarkan perhitungan World Bank  Agriculture Methode</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">Wiroatmodjo</span></strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">, 1952, daur jati sebaiknya rata-rata 40  tahun disertai intensifikasi pada pengelolaan hutan, agar kehutanan berperan  lebih besar bagi masyarakat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">Soedjadi Martoiwirjo</span></strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">, 1983, ketentuan formal penetapan daur jati  hanya terdapat pada <em>Dienstvoorschrift, Bedrijfsregeling en Bedrijfsplannen,  A. Definitive Bedrijfsplannen voor de Djatibosschen</em> :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">Daur jati menurut ketentuan tersebut sambil menunggu hasil-hasil  penelitian baru harus berada dalam batas antara 50-80 tahun. Sesuai dengan  perhitungan daur finansial yang dilakukan oleh Prof Dr Beekman, Pengumumn BPK  No. 3 dan 6.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">Tanaman jati boleh ditebang pada umur mulai 40 tahun (KU V) asal dari  kelas hutan miskin riap : Miskin riap muda berumur 80 tahun atau kurang ; Miskin  riap sedang berumur 81 &#8211; 120 tahun ; Miskin riap tua berumur diatas 120  tahun.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI"> </span><strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">Atang Soemaatmadja et all</span></strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">, 1983, penurunan daur dengan latar belakang  peningkatan volume produksi akan mengakibatkan :</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Makin lebih luas bekas tebangan yang harus ditanami</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IT">Perlu lebih banyak investasi prasarana eksploitasi</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Kemungkinan penurunan harga rata-rata</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Mempercepat makin kecilnya diameter kayu yang dipungut dalam jangka  berjalan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Rumusan Temu Karya Daur Jati, Malang  1983:</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Macam-macam daur :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">1. Daur tehnik adalah daur yang ditetapkan berdasarkan tujuan penggunaan  jati.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI"><span>2.<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Daur massa kayu adalah daur pada saat dimana hutan mencapai  produktivitas maksimal. </span><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">Biasanya saat ini dicapai apabila CAI memotong MAI.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI"><span>3.<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">Daur fisik adalah daur dimana pohon-pohon jati mulai mati. Kematian ini  bervariasi menurut bonita, misalnya pada bonita III berumur sampai 125 tahun,  sedang pada bonita IV ke atas sampai 300 tahun.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI"><span>4.<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">Daur finansial adalah daur yang dihitung berdasarkan :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI"><span>a.<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">Nilai harapan tanah, atau</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI"><span>b.<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">Nilai pendapatan bersih dari hasil pengusahaan hutan  jati.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI"><span>5.<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">Daur perusahaan adalah jangka waktu yang ditetapkan apabila nilai  pendapatan bersih setelah di dicounted sama dengan biaya tetap dan harapan  tanah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"><span>6.<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Daur ekonomi ditentukan melalui dua pendekatan :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"><span>a.<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Fungsi produksi (ekonomi mikro) yang ditetapkan berdasarkan keuntungan  maksimum. Daur ekonomi ini tercapai dari pengelolaan hutan dalam jangka waktu  tertentu (marginal revenue), sama dengan biaya yang dikeluarkan (marginal cost)  dan sama pula dengan harga kayu per m3.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"><span>b.<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Aspek makro ekonomi. Dalam penentuan daur secara makro ini  diperhitungkan manfaat (benefit) dari pengelolaan hutan, baik yang langsung  berupa hasil hutan / non hasil hutan dari hutan jati maupun hsil/manfaat tak  langsung seperti ketenagakerjaan, kesempatan usaha dlsb.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Daur yang berlaku pada Perum Perhutani sekarang bersumber dari instruksi  penyusunan RP 1938 berkisar antara 40 tahun dan 90 tahun, yang pada dasarnya  merupakan daur finansial dengan penyesuaian pada keadaan  sekarang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Penetapan daur tersebut di atas perlu disesuaikan dengan situasi dan  kondisi hutan serta mission Perum Perhutani. Oleh karenanya disarankan  :</span></p>
<ol>
<li><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"><span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Untuk penetapan metode perhitungan daur yang sesuai dengan mission Perum  Perhutani perlu mengkaji daur-daur yang sudah ada.</span><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"><span></span></span></li>
<li><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"><span><span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Dalam penetapan daur Perum Perhutani tersebut di atas disarankan  menggunakan model World Bank dalam analisia proyek-proyek pembangunan pertanian  (Agricultural Development Project Analysis)</span></li>
<li><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"><span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Membentuk rayoniasasi daur (antara lain berdasarkan bonita, kepentingan  industri atau tingkat keamanan hutan)</span></li>
<li><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"><span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Berhubung dalam Buku Intruksi Penyusunan RPKH (SK Dirjen Kehutanan No.  143 tahun 1974) yang berlaku belum ada penetapan umur tebang minimum, seyogyanya  diterbitkan instruksi khusus mengenai penentuan umur tebang  minimum.</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Seminar Daur Jati Persaki di  Yogyakarta</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Rumusan Seminar Daur Jati Persaki,  Yogyakarta 1985:</span></strong></p>
<ol>
<li><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"><span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Tujuan pengelolaan hutan jati adalah memanfaatkan sumber daya alam  secara maksimal dan lestari untuk pembangunan nasional dan pembangunan daerah  setempat. Dalam mencapai tujuan tersebut, segala keputusan harus bersifat sistem  (tinjauan akan mencakup semua aspek).</span></li>
<li><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"><span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Agar kelestarian sumber daya yang dimanfaatkan untuk pembangunan  tersebut terjamin, diperlukan beberapa sarana untuk pengaturanya. Salah satu  sarana yang diperlukan itu adalah daur. Atas dasar pandangan ini maka penentuan  daur harus disesuaikan dengan ragam sumber daya yang ada, sehingga setiap  perubahan keadaan sumber daya menuntut adanya perubahan cara penentuan  daurnya.</span></li>
<li><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"><span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Mengingat keadaan sumber daya (hutn jati) yang ada sekarang, daur hutan  jati yang selama ini digunakan perlu segera ditinjau kembali. Sesuai dengan  teori-teori dan analisis yang diajukan dalam seminar serta bertitik tolak pada  kenyataan di atas, daur jati di beberapa bagian hutan dapat diturunkan sampai  dengan (minimum) 40 tahun. Untuk menemukan angka daur yang memenuhi segala  persyaratan bagi suatu bagian hutan, diperlukan studi ilmiah dengan menggunakan  model-model kuantitatif seperti yang dibicarakan dalam seminar  ini</span></li>
<li><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"><span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Dari segi pasar dan teknologi penggunaan kayu, penurunan daur jati tidak  akan berpengaruh buruk apabila diikuti dengan pengaturan yang baik. Dalam hal  pengendalian harga jual misalnya, dapat dilakukan dengan pengaturan supply.  Namun sebelum dilaksnakan di lapangan, hal ini perlu dikaji dulu  kebenarannya.</span></li>
<li><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"><span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Kecuali faktor kepentingan finansial usaha, sistem pengelolaan hutan  jati juga harus memperhatikan keadaan sosial ekonomi masyarakat di sekita hutan.  Mengingat sistem pengelolaan yang dijalankan selama ini masih banyak dipengaruhi  oleh sistem yang dianut dalam masa kolonial yang keadaan sosial ekonomi  masyarakatnya sudah jauh berbeda dengan keadaan sekarang, maka sistem  pengelolaan yang ada perlu ditinjau kembali. Beberapa cara (model) dapat  diterapkan untuk meningkatkan peranan hutan dalam memenuhi kepentingan bersama  antara pembangunan masyarakat di sekitar hutan, tanpa mengorbankan kepentingan  finansial pengelola.</span></li>
<li><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"><span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Setiap perubahan ketentuan/ketetapan yang menyangkut pengelolaan hutan  jati, termasuk daur, sistem pengelolaan dan lain-lain ketentuan cukup  diselesaikan oleh Pengelola Hutan Jati karena dia lebih mengetahui dan  lebih merasakan masalah-masalah yang dihadapi serta lebih berkepentingan  terhadap keputusan tersebut.</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">Lokakarya Pemantapan Kelas Perusahaan Jati,  1991</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI"> </span></strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">Sekalipun daur jati cukup panjang 40-80 tahun, akan tetapi pendapatan  nyata dari hutan jati lebih tinggi dari hutan jenis kayu lain, dengan resiko  keberhasilan cukup tinggi, kecocokan tempat tumbuh, resistensi tegakan terhadap  hama dan penyakit dan kebakaran hutan serta gangguan lain di samping  terkuasainya silvikultur jati.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">Pengusahaan jenis jati bagi Perum Perhutani merupakan bisnis jati yang  sudah <em>rolling</em>. </span><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Sedangkan  bagi bisnis yang sudah <em>rolling</em>, IRR merupakan pertimbangan yang kedua.  Dengan demikian daur jati sekitar 40-60 tahun yang IRR-nya tinggi perlu juga di  beberapa wilayah yang daurnya 70-80 tahun sesuai dengan bisnis kayu jati,  ataupun dengan kata lain daur tidak perlu waktu yang sama untuk seluruh wilayah  pengelolaan akan tetapi dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan azs manfaat yang  lestari.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Daur jati harus ditetapkan melalui prosedur dan tata cara pengkajian  seluruh unsur perencana dan pengelola untuk setiap KPH berdasar matrik yang  menghubungkan antara berbagai faktor yang mempengaruhinya (fisik, teknis dan  sosial ekonomis) yang berkisar antara 40-80 tahun.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">Penentuan daur :</span></p>
<ol>
<li><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI"><span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">Mempelajari dimensi tegakan dan komposisi sortimen hasil tebangan untuk  mengetahui hubungan antara dimensi tegakan dengan komposisi hasil tebangn pada  berbagai umur dan bonita serta intensitas eksploitasi</span></li>
<li><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI"><span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">Mengadakan perhitungan satuan/standar biaya per hektar tanaman, per  m3/stapel meter hasil eksploitasi dan per satuan lain yang diperlukan pada  perhitungan daur.</span></li>
<li><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI"><span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">Mengadakan penelitian pasar dan harga kayu jati untuk berbagai sortimen  dan kualita serta peruntukkanya.</span></li>
<li><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI"><span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">Mengadakan perhitungan daur per wilayah disertai oleh analisa kepekaan  dengan memasukkan berbagai unsur yang berpengaruh terhadap pengusahaan  jati.</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:Tahoma;">Ir. Wardono Saleh, 1991</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;">Alternatif memperpendek daur dapat ditempuh  dengan cara :</span></p>
<ol>
<li><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"><span><span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"></span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Memperpendek daur dengan jenis tanaman yang sama</span></li>
<li><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"><span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Mengganti jenis yang berdaur panjang, dalam hal ini jati dengan jenis  cepat tumbuh berdaur pendek.<span> </span></span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Prof. Dr. Ir A. Soemitro,  1991.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Perum Perhutani menganut mazhab <em>Forest Rent</em> yang tidak  memperhitungkan suku bunga, hal ini kalau di-<em>discount</em> akan memberikan  hasil yang berbeda. Makin subur lahan dapat diperlakukan makin intensif dan daur  yang tinggi dapat diterapkan pada tempat-tempat yang letaknya jauh dari  penduduk. Pada tempat-tempat berbonita kurang dari 2,5 bisa diterapkan daur  pendek dengan dukungan teknologi dan selera. Daur yang fleksibel antara 40-80  tahun lebih bagus dari pada pertauran yang harus ditentukan secara harga  mati.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Prof. Ir. Soedarwono,  1991.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Penurunan daur hanya karena untuk melayani pasar akan berbahaya bagi  kelestarian hutan, kalau mau merubah daur sebaiknya jangan disamakan. Pada  daerah-daerah yang aman dipertahankan, sedang pada daerah yang baru perlu  diadakan penyelidikan dahulu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Ir. Koesnandar, 1991.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Oomlop bisa ditentukan tapi silvikulturnya harus baik, dan  pemeliharaannya juga harus baik disamping itu harus memperhatikan faktor-faktor  klimatis dan tanah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Dr. Ir. Zachrial Coto,  1991.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Dalam menentukan daur jati perlu adanya pertimbangan-pertimbangan bila  menebang jati dengan daur pendek, kualitas kayu akan rendah dan menyulitkan  dalam pengerjaan selanjutnya, sedangkan dengan daur panjang bisa memberikan  keawetan alami yang lebih lama. Oleh karena itu perlu adanya suatu penelitian  yang dapat memberikan masukan teknologi dalam rangka menetapkan daur yang tepat.  Penelitian ini juga diharapkan dapat mengungkapkan perbedaan tempat tumbuh  terhadap kualitas kayu. Hal lain yang perlu diteliti adalah mutu kayu jati dari  negara lain di pasaran internsional, sehingga daya saing produk kayu jati kita  tetap tinggi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Ir. Roedjai, 1991.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Berdasar data-data yang ada dan hasil analisa, perlu diadakan penelitian  kembali kemungkinan penurunan daur jati dengan mengikutsertakan pakar-pakar yang  terkait<span> </span>secra menyeluruh ditinjau dari aspek teknis, ekonomis,  sosial, budaya dan lain-lain dengan mengikutsertakan Litbang serta menggunakan  jasa konsultan yang independen. </span><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI">Penetapan umur 40-80 tahun harus tetap didasarkan pada tatanan  kelestarian bukan prinsip ekonomi semata.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="FI"><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV">Kesimpulan :</span></strong></p>
<ol>
<li><strong><span style="font-family:Tahoma;color:red;" lang="SV"><span></span></span></strong><strong><span style="font-family:Tahoma;color:red;" lang="SV">Kewenangan penetapan daur, belum  diatur dalam peraturan yang ada.</span></strong></li>
<li><strong></strong><strong><span style="font-family:Tahoma;color:red;" lang="SV"><span><span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span></strong><strong><span style="font-family:Tahoma;color:red;" lang="SV">Penetapan daur merupakan  keputusan manajerial, tapi harus dilakukan secara hati-hati, perlu kajian yang  mendalam dan komprehensif.</span></strong></li>
<li><strong></strong><strong><span style="font-family:Tahoma;color:red;" lang="SV"><span></span></span></strong><strong><span style="font-family:Tahoma;color:red;" lang="SV">Perubahan daur  :</span></strong></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Wingdings;color:red;" lang="IT"><span>Ã˜<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><strong><span style="font-family:Tahoma;color:red;" lang="IT">Dulu, moral ilmiah ada nyali ga  ada</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Wingdings;color:red;" lang="IT"><span>Ã˜<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><strong><span style="font-family:Tahoma;color:red;" lang="IT">Kini, nyali gede moral ilmiah ga  ada</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Wingdings;color:red;"><span>Ã˜<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><strong><span style="font-family:Tahoma;color:red;">Esok, nyali gede moral ilmiah by  proses???</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Tahoma;"> </span><strong><span style="font-family:Tahoma;">b. </span></strong><strong><span style="font-family:Tahoma;">TENTANG PENGATURAN  HASIL</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Pengaturan hasil pada hutan jati di Pulau Jawa, sudah dikenal sebagai  cara mengatur pemanenan hasil hutan jati dengan batasan berupa etat tebangan,  baik luas maupun massa, agar terjadi pemanenan hasil yang  lestari.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Konsep etat tebangan menurut Beekman, 1918, dalam <em>Boschreglement</em> Tahun 1865 ditetapkan bahwa penebangan tahunan harus kira-kira sama sesuai  dengan riapnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Instruksi 1938</span></strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">, </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Penetapan etat ini mengacu kepada metode <em>Dienstvoorschrift, </em>yaitu  untuk reencana penebangan dibatasi dengan pada besaran Etat luas dan Etat  massa.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Penaksiran hasil akhir, ditentukan pada akhir daur untuk kelas hutan ku  yang berada di bawah daur, dan untuk hutan alam miskin riap dihitung dengan  rumus luas x Bonita X f.e. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Kesatuan volume adalah werk hout, yaitu suatu kesatuan volume  yang diturunkan dari salah satu kesatuan volume WvW dengan istilah volume  dikhout (Vdk) dibagi 3. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Menurut Soemaatmadja, kesatuan volume tersebut adalah jauh lebih rendah  daripada bentuk kayu perkakas yang dipungut pada waktu itu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Perhitungan etat adalah sbb :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;font-size:14pt;" lang="IN"></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Etat berdasarkan perhitungan tersebut di atas tidak serta merta  ditetapkan sebagai etat tebangan, mengingatnya besarnya kelas hutan miskin riap,  pada jangka pertama dilakukan pembenahan sbb :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Jangka benah menurut etat luas untuk kelas hutan mr dan  mt</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">luas mr + luas mt = pembagian menurut Luas</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">sa mt = pembagian menurut massa</span></p>
<p><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">an demikian etat masa dan etat luas untuk jangka  pertama</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">dapat dihitung berdasarkan etat terhitung dibagi rata-rata jangka  benahnya.</span></p>
<p><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Instruksi 143/74</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Pada tahun 1974 melalui SK No. 143. Perum Perhutani melakukan migrasi  metode pengaturan hasil dari model Instruksi 1938 kepada metode Burn, 1951,  (<span style="color:red;">dengan penggagas al. Jon  Sediono</span>).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Metode <em>Burn</em> bertujuan menata kembali kelas-kelas hutan jati  supaya ada keseimbangan dalam kelas-kelas umur jati tanpa mengingat keuntungan  finansial dari produksi yang akan dijual (Ir. Hartono Wirjodarmodjo MA, Dirut  Perum Perhutani, 1983)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Metode ini menggunakan penaksiran massa didasarkan pada umur tebang  rata-rata, yaitu Etat massa ditentukan atas dasar growing stock pada <strong>utr</strong> <strong>bukan pada akhir daur atau bukan pada saat perisalahan.</strong> Bahwa sampai saat  tegakan ditebang, diasumsikan rata-rata terdapat jangka waktu selama <strong>Â½</strong> Daur, maka utr ditetapkan = umur rata-rata + Â½ Daur dengan syarat umur  tiap-tiap tegakan diketahui (Mohammas Harris Soeranggadjiwa, 1978). <span style="color:red;">Dg adanya komputer, gimana kalau konstanta Â½ daur ini  dirubah berdasarkan perhitungan rii ?</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Penentuan etat pada Instruksi 143 pada prinsipnya sama dengan cara pada  Instruksi 1938, yaitu terdiri dari etat luas dan etat masa :</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Tahoma;font-size:14pt;" lang="IN"><sup></sup></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Tahoma;font-size:14pt;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Dimana :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"><span>a.<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Bonita dan DKN adalah tertimbang dari luasnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"><span>b.<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Umur rata-rata masing-masing kelas hutan tanaman (KU) berdasarkan umur  tengahnya (<span style="color:red;">SISDH dihitung secara tertimbang berdasarkan  luasnya !</span>).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Berdasarkan umur rata-rata, dapat diketahui umur tebang rata-rata (utr),  dengan rumus : utr = umur rata-rata tanaman kelas Perusahaan + Â½  Daur</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"><span>e.<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Massa kayu dari hutan alam jati yang dihitung menurut tarif Ferguson  langsung dari hasil sampling. Hal ini disebabkan umurnya tidak dapat diketahui  dengan pasti. Massa kayu hutan tanaman jati dihitung berdasarkan tabel Wolf von  Wulfing, dan dikoreksi dengan KBD <em>saat perisalahan</em>. <span style="color:red;">Sudah saatnya KBD, diperlakukan sama dengan massa, tdk dengan  asumsi KBD tetap sejak perisalahan sampai akhir hayat</span></span><sup><span style="font-family:Tahoma;font-size:14pt;" lang="IN"></span></sup></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Etat luas langsung ditetapkan berdasarkan perhitungan yang diperoleh  dengan rumus 1. Etat luas per tahun dapat diketahui dari proyeksi bagan  tebangannya untuk jangka perusahaan yang pertama. Dengan demikian ada  kemungkinan bahan etat luas per tahun berdasarkan proyeksi bagan tebangan akan  jauh berbeda dengan etat luas rata-rata seluruh daur.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Sedangkan untuk etat massa per tahun sebelum ditetapkan, etat tersebut  harus dilakukan pengujian etat (<em>Cutting time test</em>), yaitu pengujian  terhadap kelestarian produksi selama daur berdasarkan luas tegakan produksi yang  ada serta berdasarkan potensi produksi dari masing-masing petak/anak petak. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Bilamana di dalam pengujian ini jumlah kumulatif tahun-tahun penebangan  selama daur dianggap ada perbedaan yang nyata dengan daur yang ditetapkan  (ditentukan perbedaan &gt; 2 tahun), maka etat massa yang telah didapat pada  perhitungan pertama dikoreksi menjadi etat massa untuk diuji lagi pada  <em>Cutting time test</em> berikutnya<span> </span>sampai perbedaan akhirnya  maksimum 2 tahun.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Setelah jumlah kumulatif tahun-tahun penebangan sama atau mendekati  daur, etat yang didapat ditetapkan sebagai etat tebangan yang akan  direncanakan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Jadi etat massa per tahun yang ditetapkan adalah etat massa yang telah  dikoreksi terakhir, dimana setelah diadakan pengujian <em>Cutting time test</em> memenuhi persyaratan kelestarian produksi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Cutting time test</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Dalam pengujian etat, jumlah kumulatif penebangan seluruh daur diperoleh  berdasarkan pengujian jangka waktu penebangan masing-masing kelas hutan yang  diperhitungkan, dimulai dari kelas hutan yang diprioritaskan untuk segera  ditebang, berturut-turut dari kelas hutan miskin riap (jika ada), KU tua sampai  KU yang termuda.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Prinsip dasar dalam pengujian jangka waktu penebangan masing-masing  kelas hutan, adalah </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"><span>a.<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Pengujian dilakukan terhadap potensi massa, untuk mengetahui jangka  waktu penebangan (JWP) yang akan dilakukan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"><span>b.<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Membandingkan antara umur tebang rata-rata (utr) menurut etat massa  terhadap Etat luasnya. Apabila utr menunjukkan perbedaan yang nyata, maka jangka  waktu penebangan menurut etat massa perlu diperbaiki.<span style="color:red;"> <strong>!!! Ketetapan dalam sk 143 ini perlu dikaji ulang, karena tidak sesuai dengan  contoh perhitungannya dalam 143 itu sendiri :</strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Wingdings;" lang="IN"><span>Ã˜<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><strong><span style="font-family:Tahoma;color:red;" lang="IN">Jika mau dianalogikan dengan  koreksi daur, mestinya yang dibanding adalah JWP menurut luas dan massa. jika  ada perbedaan yg signifikan, mestinya JWP menurut etat massa harus  dikoreksi</span></strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Wingdings;" lang="IN"><span>Ã˜<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><strong><span style="font-family:Tahoma;color:red;" lang="IN">Jika tetap utr yang  dibandingkan, maka pemilihan JWP (luas or massa) harusnya keputusan manajerial,  tetap saja menurt luas or massa, gitu mas !</span></strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"></span></p>
<p><strong><span style="font-family:Tahoma;color:red;" lang="IN">r = jwp kumulatif, Daur =  kumulatif etat massa dikoreksi</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:Tahoma;color:red;" lang="IN">Pada pengujian masing-masing KH,  seharusnya isi tegakan dikoreksi</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"><span>c.<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Membandingkan jumlah kumulatif jangka waktu penebangan berdasarkan etat  massa untuk seluruh kelas hutan dengan daur yang ditetapkan. Apabila memberikan  perbedaan nyata &gt; 2 tahun, maka etat dikoreksi. Jika jwp kumulatif ~ daur  yang ditntukan, maka etat massa ditetapkan. <span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"> Berdasarkan etat yang dihitung dari potensi yang ada baik luas maupun  massa, selanjutnya dilakukan pengujian untuk masing-masing kelas yang ada,  dengan prosedur sbb :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"><span>1.<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Jika ada kelas hutan hajmr (yang mana tidak diketahui umurnya), langsung  dihitung jwp menurut massanya = V<sub>hajmr</sub> : Etat massa</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"><span>2.<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Dimulai dengan ku yang tertua atau prioritas pertama untuk ditebang  (mr). <span style="color:red;">Bila daur turun &lt; 40 tahun, mestinya tjbk  harus dihitung ! enak ga enak makan tuh. Logikanya :</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Wingdings;" lang="IN"><span>Ã˜<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;color:red;" lang="IN">Kelas hutan mr ~ bk pada usia  &gt; 40</span><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Wingdings;" lang="IN"><span>Ã˜<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;color:red;" lang="IN">Jika pada daur &gt; 40, mr  merupakan kh prioritas u/ ditebang, maka pada daur &lt; 40 tahun, bk adalah  <strong>prioritas. Dpl kelas hutan bk merupakan prioritas pembenahan dlm rangka  menormalisir struktur kelas hutan !</strong></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"><span>3.<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Umur pada saat mulai ditebang :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Symbol;" lang="IN"><span>Â·<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Jika ada klas hutan hajmr perhitungannya = Umur rata-rata ku ybs + Jwp  hajmr.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Symbol;" lang="IN"><span>Â·<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Jika tidak ada klas hutan hajmr, umur saat mulai ditebang kelas hutan  tertua adalah = Umur saat muli ditebang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"><span>4.<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Jwp, menurut etat luas = Luas kelas hutan ybs : Etat  luas.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"><span>5.<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Utr menurut etat luas = Umur saat mulai ditebang + Â½ JWP (menurut etat  luas)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"><span>6.<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Potensi ditaksir pada saat Utr menurut luas, dengan Bonita ybs,  ditentukan menurut tabel WvW.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"><span>7.<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Isi tegakan pada saat utr menurut etat luas dihitung berdasarkan : Vol  tabel x KBD x luas.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"><span>8.<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Jwp menurut etat massa = Isi tegakan yang ada : Etat  massa.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"><span>9.<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Utr menurut etat massa = Umur saat mulai ditebang + Â½ JWP (menurut etat  massa)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"><span>10.<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Jumlah JWP masing-masing kelas (kumulatif) bandingkan  dengan daurnya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Symbol;" lang="IN"><span>Â·<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Jika tidak ada perbedaan yang nyata, etat massa dapat  ditetapkan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Symbol;" lang="IN"><span>Â·<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Jika ada perbedaan, dilakukan Pengujian tahap selanjutnya dengan etat  massa yang harus dikoreksi berdasarkan perbedaan jumlah kumulatif tahun  penebangan (JWP kumulatif).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:18pt;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Etat massa terkoreksi =</span></p>
<p><span style="font-family:Tahoma;font-size:14pt;" lang="IN"><sup>Daur</sup></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Bagan Tebang Habis</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Bagan tebang habis adalah ikhtisar rencana produksi (luas dan volume  dalam m3 kayu perkakas) selama daur, yang dirinci pada tiap jangka perusahaan  untuk masing-masing kelas hutannya. Volume produksi di dalam bagan tebang habis  disusun sedemikian rupa, sehingga jumlah volume produksi praktis sama di dalam  setiap jangka. Luas tebangan habis setiap jangka disesuaikan dengan potensi  produksi rata-rata masing-masing kelas hutan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Acuan penentuan bagan tebang habis adalah jangka waktu penebangan  masing-masing kelas hutan menurut skala prioritas yang sudah ditetapkan dalam  cutting time test. Berdasarkan jangka waktu penebangan dari masing-masing kelas  hutan, maka akan diketahui lokasi petak tebang yang akan direncanakan  penebangan, yang selanjutnya ditetapkan sebagai pusat tebang  habis.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;color:green;" lang="IN"><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Tebangan menurut waktu dan  tempat</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"> Rencana tebangan selama jangka perusahaan yang pertama (Jangka ke I)  disusun ke dalam daftar rencana tebangan habis menurut waktu dan tempatnya yang  dituangkan kedalam model PDE.10 d/h PK.10. Berdasarkan Bagan Tebang Habis,  langsung dapat diketahui kelas hutan yang direncanakan untuk ditebang habis  dalam jangka pertama.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Penyusunan urut-urutan penebangan :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"><span>a.<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Urutan waktu penebangan harus didasarkan kepada luas dan potensi  produksi rata-rata per tahun. Luas dan volume tebangan tiap tahun agar  diusahakan merata swetiap tahun, mengingat kemungkinan reboisasinya dan  fluktuasi supply.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"><span>b.<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Urutan tempat penebangan harus diarahkan sedapat mungkin untuk  memperoleh bidang penebangan yang terpusat (kap sentra), supaya jalan-jalan  angkutan yang ada dan akan dibuat dalam jangka pertam dapat dipakai seefisien  mungkin.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';" lang="IN"><span>o<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Luas Tebangan maksimum</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Harus mempertimbangkan keadaan dan kondisi tanahnya dan atau masalah  tenaga kerja.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';" lang="IN"><span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Keadaan Wilayah</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Tegakan-tegakan yag selekas mungkin harus ditebang harus dikerjakan  terlebih dahulu, disertai penjelasan bagaimana pengangkutan kayu dari pusat  tebang akan dijalankan dan kebutuhan jalan-jalan yang belum  ada.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';" lang="IN"><span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Keamanan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Tegakan-tegakan yang mudah terganggu keamanannya harus segera  ditebang<span style="color:green;">.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Pusat tebang dapat diperluas dengan anak-anak petak yang tidak  produktif, tetapi baik buat perusahaan tebang habis yang terletak di dalam atau  berdekatan dengan pusat tebang tersebut. Perluasan dengan anak-anak petak yang  tidak baik buat perusahaan tebang habis hanya boleh dikerjakan untuk pembulatan  atau bila telah dapat dipastikan bahwa penanaman di tempat itu akan  berhasil.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Perluasan pusat tebang yang dimaksud adalah dengan merencanakan tebangan  lanjutan (Tebangan B) pada lapangan yang tidak produktif. Tujuan dari tebang  habis lanjutan adalah untuk mempertinggi produktivitas tanah tersebut, oleh  karena itu penebangan habis pada lapangan yang tidak produktif harus segera  diikuti dengan penanaman.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Lapangan yang tidak produktif ini dimasukkan ke dalam rencana tebangan  (PDE.10) <span> </span>jika biang ini terletak berdekatan dengan pusat-pusat  tebangan yang direncanakan, atau apabila kelomok lapangan yang tidak produktif  ini cukup luas dapat direncanakan pusat-pusat tebangan tersendiri (Pusat  Penanaman; Prof. H. Simon).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Hutan lindung tidak boleh ditebang. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Rancangan Teresan Umum dak Ikhtisar  pelaksanaannya (PDE. Recana Teresan).</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Permulaan jangka rencana teresan, harus benar-benar memperhatikan  persediaan teresan yang sudah ada (yang sudah dilaksanakan), dengan acuan tetap  mengikuti etat rata-rata minimal untuk dua tahun. (teb A.1).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Rencana teresan untuk tebangan A2 jangka pertama, diproyeksikan langsung  berdasarkan dari PK.10/PDE.10 yang sudah tersusun lokasi waktu dan keluasannya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Pada rencana teresan ini, harus dicantumkan pula rencana tebangan habis  dalam 2 tahun pertama untuk jangka kedua (tebangan A.3) berdasarkan bagan tebang  habis yang sudah tersusun.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Tujuan dibentuknya tebangan A1. dan A3 adalah supaya tidak terjadi  kevakuman kegiatan yang disebabkan peralihan antar jangka RPKH. (lih. aturan  penyusunan RTT)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"> </span><sup><span style="font-family:Tahoma;font-size:14pt;" lang="IN"></span></sup><span style="font-family:Arial;" lang="IN"><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">JANGKA  BENAH</span></strong><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Dasar kebijakan :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Jangka benah diperlukan pada saat pengaturan hasil pada tegakan yang  menyimpang dari normal, yaitu<span> </span>tegakan yang luas tiap KU tidak sama  besarnya, biasanya KU muda lebih besar daripada KU tua.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Dalam Instruksi 1938, jangka benah dimaksud untuk memberi kesempatan  pada tanaman muda mencapai umur tebangnya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Pada metode utr, dapat juga dilakukan pengaturan agar tanaman muda bisa  mencapai umur tebangnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"><span>1.<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Alternatif pertama<span> </span>:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Menunda penebangan sampai daur, konsekwensinya riap tegakan yang  seharusnya sudah dapat dipungut jadi tertunda.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"><span>2.<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Alternatif kedua<span> </span>:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"><span>a.<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Memperpanjang jangka waktu penebangan -&gt; memperkecil etat  volume,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"><span>b.<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Lamanya JWP dapat diatur dengan penggunaan Utm<span> </span>(umur  tebang minimum)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"> Cara perhitungan  :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"><span>1.<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Etat massa pada akhir pengujian dikoreksi dengan cara ratio antara umur  yang terendah dengan daur dikalikan Etat massa semula (dalam SK 143, ratio JWP  dengan daur).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN"><span>2.<span style="font-variant:normal;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;font-weight:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Jika di dalam pengujian Etat selisih JWP luas dengn masa lebih besar  dari 10 tahun (SK 143 beda 2 tahun), maka digunakan JWP menurut Etat luas.  Akibatnya volume tebangan per tahun dari KU berubah -&gt; JWP kumulatif berbeda  jauh dengan Daur.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Tahoma;" lang="IN">Supaya JWP  kumulatif ~ Daur, maka dilakukan<span> </span><strong>Jangka benah</strong></span></p>
<p class="MsoNormal">Salam Lestari</p>
<p class="MsoNormal">Staf SPH Jombang</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/perhutanibrainonline.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/perhutanibrainonline.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/perhutanibrainonline.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/perhutanibrainonline.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/perhutanibrainonline.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/perhutanibrainonline.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/perhutanibrainonline.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/perhutanibrainonline.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/perhutanibrainonline.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/perhutanibrainonline.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/perhutanibrainonline.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/perhutanibrainonline.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/perhutanibrainonline.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/perhutanibrainonline.wordpress.com/99/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=perhutanibrainonline.wordpress.com&amp;blog=6972267&amp;post=99&amp;subd=perhutanibrainonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://perhutanibrainonline.wordpress.com/2009/04/08/pengaturan-hasil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/47f145a08c904c9b4c38560a2076721d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">phtbrain</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>S-A-B-A-R</title>
		<link>http://perhutanibrainonline.wordpress.com/2009/04/08/s-a-b-a-r/</link>
		<comments>http://perhutanibrainonline.wordpress.com/2009/04/08/s-a-b-a-r/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2009 07:21:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>phtbrain</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://perhutanibrainonline.wordpress.com/?p=94</guid>
		<description><![CDATA[Posted by daddy_hermawan@yahoo.com Tidak mendapatkan hasil seperti yang saya mau. kehidupan tidak selalu sesuai dengan apa yang kita inginkan, bagaimana kita mengatasi masalah diatas, jawabannya saya adalah dengan bersabar. tentu apa lagi yang kita bisa lakukan, apakah kita harus berteriak-teriak, memarahi keadaan yang ada, semua tiada guna sama sekali. lebih bak kita sabar dan sambil [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=perhutanibrainonline.wordpress.com&amp;blog=6972267&amp;post=94&amp;subd=perhutanibrainonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<pre>Posted by daddy_hermawan@yahoo.com

Tidak mendapatkan hasil seperti yang saya mau. kehidupan tidak selalu sesuai
dengan apa yang kita inginkan, bagaimana kita mengatasi masalah diatas, jawabannya saya  adalah dengan bersabar. tentu apa
lagi yang kita bisa lakukan, apakah kita harus berteriak-teriak, memarahi
keadaan yang ada, semua tiada guna sama sekali. lebih bak kita sabar dan sambil
berfikir jalan keluarnya.

Ejaan hurup SABAR terdiri dari lima hurup S - A - B - A - R adalah sebuah
kalimat yang sederhana untuk terucap, dan mungkin kita akan sering berujar pada
kata ini. Kata ini memang sangat indah dan mudah untuk diucapkan secera lisan.
Tapi Kata Sabar sangatlah sulit ketika kita menjalaninya. kala ujian, cobaan,dan
musibah beruntun datang menghampiri. maka terkadang Sabar lah suatu solusi yang
bisa kita AMBIL

Dengan sabar kita bisa melihat sebuah peringatan didalamn sebuah masalah, ada
hikmah menyertainya sebuah masalah "Sesungguhnya dibalik kesulitan ada kemudahan".. karena sesungguhnya semua
ujian, cobaan, dan musibah yang menimpa kita.. Sabar.. adalah menahan keinginan
dan mengendalikan diri untuk melaksanakan sesuatu yang dikehendaki / ditetapkan
syara' dan akal sehat, atau menahan diri untuk menjauhi sesuatu yang dilarang.

Terkdang orang bilang  "sabar orang itu ada batasnya" adalah sebagai batas
kemampuan seseorang dalam berdaya dan berupaya untuk menyelesaikan permasalahan
sudah metok, habis, segala yang diketahui tak lagi mampu menjawab, semua solusi
mandul, semua jalan sudah tertutup dan tak ada lagi jalan keluarnya, jelasnya
orang tersebut tidak lagi mampu menyelesaikan permasalahan yang dihadapinya atau habis dan sirna ketangguhannya.

Untuk bisa sabar Mulanya kita harus memaksa diri kita untuk bisa menjadi sabar,
dan semua berangkat dari kesadaran diri terus menerus, motivasi kuat bahwa "
Saya bisa sabar ". sabar bisa di sebut dalam beberapa hal

    1. Sabar terhadap MUSIBAH adalah : SABAR
    2. Sabar ketika BERHASIL adalah : Pengendalian diri dan Menyalah
       gunakan Nikmat
    3. Sabar dalam MENAHAN AMARAH ialah: Penyantun
    4. Sabar dalam MENGHADAPI BENCANA adalah : LAPANG DADA
    5. Sabar dalam MENYIMPAN PERKATAAN yaitu: Dapat Dipercaya
    7. Sabar untuk TIDAK BERLEBIH-LEBIHAN DALAM KEHIDUPAN : Sederhana
    8. Sabar terhadap PEMBAGIAN (REZEKI) YANG DIPEROLEHNYA :Mau Menerima (Nerimo)

kita dapat menangani kebanyakan masalah karena kita menyadari bahwa ada waktu
yang memisahkan antara kita dengan tujuan kita. kita mungkin perlu menelpon
sebanyak dua puluh kali untuk mampu menjual sesuatu. Sabarlah. kita mungkin
perlu mencoba sampai lima kali untuk bisa berhenti merokok atau menurunkan berat
badan. kita. kita mungkin perlu mengirim sepuluh lamaran kerja untuk mendapatkan
pekerjaan yang benar-benar kita inginkan. Intinya adalah, bahwa kita harus
berusaha dan terus berusaha sampai kita berhasil. Kebanyakan orang berhenti
terlalu cepat. Tetaplah tekun. Tetaplah sabar. Konsentrasilah pada tujuan utama
kita sampai kita mampu mencapainya. Intipermasalahannya bukan pada apa yang kita
kerjakan kemarin. Bukan juga pada apa yang bisa kita kerjakan hari ini. Tetapi inti dari semua itu adalah apa yang
kita persiapkan untuk dikerjakan setiap hari.

Jangan salah kaprah mengartikan sabar dengan sebuah kepasrahaan tanpa mau
berusaha untuk melakukan sesuatu sebenarnya kesabaran adalah sebuah sikap siap
menerima dan tabah atau berlapang dada saat kita mendapat sebuah ujian, atau
kegagalan,a atau kejatuhan pada saat segala sesuatu yang menimpa kita

Untuk bisa menjad sabar tidak ada proses yang instant, tak ada yang tiba2x
menjadi sabar atau tiba2x menjadi ikhlas, semuanya perlu waktu, kesadaran, dan
pembelajaran terus menerus. Sampai akhirnya ia melekat dalam diri kita dan
menjadi karakter kita. Seperti bernafas, kita tak berfikir saat kita bernafas.
Demikian halnya dengan karakter yang telah melekat pada diri kita. Kesabaran,
keikhlasan, dan sifat baik lainnya. Akanmengalir saja, jika ia telah melekat
dalam diri kita.

Mari sekarang kita lebih sabar dalam menjalankan kehidupan ini, terap kan sabar
dalam segala aspek kehidupan kita, saat mencari nafkah, kita sabar tidak
mengambil jalan pintas dengan korupsi, saat berkendara kita sabar tidak
berkendara seenaknya, saat menjadi pemimpin, kita sabar tidak menjadi pemipin
yang buruk, saat jadi bawahan kita sabar untuk menjalani dengan ikhlas, saat
terkena masalah kita sabar untuk ikhlas dan mencari jalan keluar. saat beribah
kita sabar untuk bisa beribadah dengan baik. karena dengan sabar dunia ini bisa
lebih indah. dan sabar adalah sebuah emosi positif dalam menghadapi permasalan
di dunia ini.

Dengan mempunyai sifat sabar kita bisa menjadi pribadi yang menyenangkan dan
berkharisma. dan dengan sabar kita bisa menyelesaikan masalah dengan solusi yang
tepat. Dan kita tidak hanya memikirkan hasil akhir, kita juga menikmati proses
terjadinya. Jadi tidak ada salahnya kita bersikap sabar. Walau memang mencoba
menjadi sabar adalah hal yang luar biasa susah, tetapi bukan tidak mungkin.
Dengan ini saya mencoba mengajak sahabat berlatih memiliki sifat sabar dan
tenang. Untuk kehidupan yang lebih baik, dan bersabar untuk meraih kesukesan.

Mari kita berlatih untuk lebih sabar mulai dari kita, dan kita terapkan kepada
lingkungan kita, mari jadikan sabar sebagi langkah awal kita untuk mencapai
mimpi dan kesuksesan hidup.</pre>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/perhutanibrainonline.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/perhutanibrainonline.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/perhutanibrainonline.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/perhutanibrainonline.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/perhutanibrainonline.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/perhutanibrainonline.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/perhutanibrainonline.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/perhutanibrainonline.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/perhutanibrainonline.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/perhutanibrainonline.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/perhutanibrainonline.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/perhutanibrainonline.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/perhutanibrainonline.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/perhutanibrainonline.wordpress.com/94/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=perhutanibrainonline.wordpress.com&amp;blog=6972267&amp;post=94&amp;subd=perhutanibrainonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://perhutanibrainonline.wordpress.com/2009/04/08/s-a-b-a-r/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/47f145a08c904c9b4c38560a2076721d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">phtbrain</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>daUn ULAR vs DBD</title>
		<link>http://perhutanibrainonline.wordpress.com/2009/04/05/daun-ular-vs-dbd/</link>
		<comments>http://perhutanibrainonline.wordpress.com/2009/04/05/daun-ular-vs-dbd/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Apr 2009 01:43:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>phtbrain</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://perhutanibrainonline.wordpress.com/?p=90</guid>
		<description><![CDATA[Posted by  : dpurwan@gmail.com Non Original DAUN ULAR&#8230;&#8230; obat DBD paling ampuh. Yang satu ini ndak ada dijual, tapi cukup gampang didapat, nyari sendiri dan murah. Jadi ini ndak mempromosikan produk obat dan ndak butuh BPPOM untuk melegalisir. Obat DBD, demam berdarah dengue yang paling top dan ampuh saat ini, dan perlu dimasyarakatkan adalah Daun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=perhutanibrainonline.wordpress.com&amp;blog=6972267&amp;post=90&amp;subd=perhutanibrainonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Posted by  : dpurwan@gmail.com</p>
<p>Non Original</p>
<p><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;color:#333333;">DAUN ULAR&#8230;&#8230; obat DBD paling ampuh.</span></p>
<p>Yang satu ini ndak ada dijual, tapi cukup gampang didapat, nyari sendiri dan murah. <span class="yshortcuts">Jadi</span> ini ndak mempromosikan produk obat dan ndak butuh BPPOM untuk melegalisir.<br />
Obat DBD, <span class="yshortcuts">demam berdarah dengue</span> yang paling top dan ampuh saat ini, dan perlu dimasyarakatkan adalah Daun ULAR, alias Daun UBI JALAR. Ambil pucuk daun ubi jalar sebanyak porsi ikatan sayuran, rebus dengan seliter air selama lebih dari 5 menit [godok 1 jam juga bisa]. Minum sebagai pengganti air minum, berarti sekitar seliter sehari. Ubi jalar ya Bung, bukan daun singkong. Ubi Jalar. Makanya saya pendekin jadi DAUN ULAR, biar pade inget, karena sudah beberapa teman jadi kekenyangan makan daun singkong.</p>
<p><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;color:#333333;"><br />
Resep ini sudah dicoba beberapa kali. Ada anak kena DBD, trombosit turun ke 80 ribu, sehari diberi rebusan daun ular, langsung naik diatas 150 ribu. Rumah sakit pada marah, kehilangan pasien. hehehe..</span></p>
<p><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;color:#333333;"><br />
Beberapa teman juga sudah diinfo, hasilnya ampuh. Ada yang divonis DBD oleh dokter, tanpa lihat hasil labnya, langsung dikasih daun ular kita, besoknya test lagi trombositnya jadi 396. Gila, maximumnya biasanya 400 ribu. Ternyata waktu dibilang DBD, trombositnya masih 150 ribu. Hebat tenan.</span></p>
<p><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;color:#333333;"><br />
Resep ini dari mana? Dari Philippine, sedang populer dan beberapa kali menjadi topik seminar kesehatan di sana. Untuk lebih afdolnya anda googling saja &#8221; comote&#8221; atau &#8220;kamote&#8221;, begitu bahasa sononya, supaya ndak merasa dikadali oleh saya&#8230; Jangan googling nya &#8220;daun ular&#8221;, yang keluar nanti gambar kobra ngantuk.. hehehe.</span></p>
<p><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;color:#333333;"><br />
Selamat mencoba dan tolong diterusin ke tetangga dong. Ini murah meriah dan HEBAT.<br />
<!--[if !supportLineBreakNewLine]--><br />
<!--[endif]--></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/perhutanibrainonline.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/perhutanibrainonline.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/perhutanibrainonline.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/perhutanibrainonline.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/perhutanibrainonline.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/perhutanibrainonline.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/perhutanibrainonline.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/perhutanibrainonline.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/perhutanibrainonline.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/perhutanibrainonline.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/perhutanibrainonline.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/perhutanibrainonline.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/perhutanibrainonline.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/perhutanibrainonline.wordpress.com/90/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=perhutanibrainonline.wordpress.com&amp;blog=6972267&amp;post=90&amp;subd=perhutanibrainonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://perhutanibrainonline.wordpress.com/2009/04/05/daun-ular-vs-dbd/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/47f145a08c904c9b4c38560a2076721d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">phtbrain</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jantung Koroner</title>
		<link>http://perhutanibrainonline.wordpress.com/2009/04/05/jantung-koroner/</link>
		<comments>http://perhutanibrainonline.wordpress.com/2009/04/05/jantung-koroner/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Apr 2009 01:37:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>phtbrain</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://perhutanibrainonline.wordpress.com/?p=86</guid>
		<description><![CDATA[Posted by   : dpurwan@gmail.com Non Original gejala jantung koroner Kisah Seorang Istri Yang Suaminya Terkena  Serangan Jantung&#8230; Ini ada cerita/kisah nyata (PENGALAMAN PRIBADI) yang mungkin akan menjadi hikmah dan  pelajaran bagi kita semua. Tanggal 29 April 2006 : malam kira2  jam 21.00 setelah makan malam.. Suamiku merasa tidak enak badan.. Masuk angin di sekitar perut dan punggung.. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=perhutanibrainonline.wordpress.com&amp;blog=6972267&amp;post=86&amp;subd=perhutanibrainonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal">Posted by   : dpurwan@gmail.com</p>
<p class="MsoNormal">Non Original</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;color:#333333;">gejala jantung koroner<br />
<!--[if !supportLineBreakNewLine]--><br />
<!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;color:#333333;">Kisah Seorang Istri Yang Suaminya Terkena  <span class="yshortcuts">Serangan Jantung</span>&#8230;<br />
Ini ada cerita/kisah nyata (PENGALAMAN PRIBADI) yang mungkin akan menjadi hikmah dan  pelajaran bagi kita semua.<br />
<!--[if !supportLineBreakNewLine]--><br />
<!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;color:#333333;">Tanggal 29 April 2006 : </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;color:#333333;" lang="FI">malam kira2  jam 21.00 setelah makan malam..<br />
</span><span style="font-family:&quot;color:#333333;">Suamiku merasa tidak enak badan.. </span><span style="font-family:&quot;color:#333333;" lang="IT">Masuk angin di sekitar perut dan punggung.. Seperti terasa ditusuk2&#8230;. Rahang terasa agak kaku,  mulut  agak asam &#8230; Minta dibikinkan air  jahe hangat.. Minum lalu  tidur.<br />
<!--[if !supportLineBreakNewLine]--><br />
<!--[endif]--></span></p>
<p><span style="font-family:&quot;color:#333333;" lang="IT">Tanggal 30  April:<br />
Bangun tidur&#8230;. <span class="yshortcuts">Pagi</span> sholat subuh dan bilang badannya udah enakan mau  ke kantor,,,</span> Malam hari di  jam yang sama seperti sebelumnya merasakan hal  yang  sama kembali seperti malam sebelumnya,, dibikinkan jahe  hangat  kembali dan dipaksa tidur..  Tengah malam sekitar pukul 01.00 dinihari  keluar keringat banyak dibadan.  Yang ada dibenak saya dan suami  mungkin  angin sudah keluar, makanya badan  enakan.</p>
<p>Tanggal 1 Mei  2006<br />
(PERISTIWA PENTING DALAM  KEHIDUPAN KELUARGA KAMI)</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;color:#333333;" lang="IT">Pagi. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;color:#333333;" lang="IT">Rutinitas seperti biasa, ke kantor. </span><span style="font-family:&quot;color:#333333;" lang="SV">Masih telp siang hari. Seperti biasa Karena tidak  mendapat parkir di BEJ maka Mobil  di  Parkir di CAFE BENGKEL.. SEMANGGI dengan Jarak 1 km dari BEJ.<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;color:#333333;" lang="SV">Sore </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;color:#333333;" lang="SV">jam 16.30 pulang kantor jalan kaki menuju parkir, sepanjang  Jalan suamiku merasa kaki tak  dapat dilangkahkan. .. &#8230; . Leher   terasa  Semakin kaku.. Keringat dingin  bercucuran.. Dingin Dan lemas sekali  seperti tak bisa bernafas..  Beliau berusaha mencapai tempat  Parkir  dan berhasil masuk kedalam Mobil.. (tidak sempat menghi-dupkan  Mobil&#8230;Kaca  Tertutup semua. Lampu hijet dinyalakan.. Pintu tidak dirapatkan) Dan  Sempat  Menghubungi saya  untuk mengatakan &#8220;bunda, cepat kemari.. <span class="yshortcuts">Ayah</span> tidak  Kuat lagi&#8221;! (Suami Ku tipe orang yg tidak pernah mengeluh,, tidak  ingin Merepotkan orang, sangat mandiri..karena perantau Dan biasa hidup susah)<br />
<!--[if !supportLineBreakNewLine]--><br />
<!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal"><span class="yshortcuts"><span style="font-family:&quot;color:#333333;" lang="FI">Saya</span></span><span style="font-family:&quot;color:#333333;" lang="FI"> merasa pasti sesuatu  terjadi&#8230;.. .. </span><span style="font-family:&quot;color:#333333;" lang="SV">Karena kenal betul kenal  sifat  Beliau. Saya membutuhkan waktu  kira2 setengah jam sampai di  tempat Kejadian.. Yang saya temukan  Beliau sudah hampir hilang  kesadaran.. Baju basah kuyup seperti  Berendam dikolam air, muka  pucat bagai mayat.. Saya berteriak2  minta  pertolongan. .yang kebetulan saat  itu banyak2 supir2 sedang bersiap  Jemput majikannya. Orang2  berlari memberikan bantuan..</span></p>
<p>Baju  kering.. Aqua.. Bahkan security membuatkan teh  panas manis.. Dan  Memaksa  Suami saya untuk minum&#8230; Pikiran saya bekerja&#8230; Saya  butuh  Pertolongan orang  yg  Ahli&#8230;Saya telp sabahat kami seorang dokter di JBE.. Saya ceritakan  Kronologis  Kejadian..Beliau memandu saya untuk menusuk ujung jari suami dengan  Benda  tajam..  Apapun (waktu itu kuku jari  tangan saya) supaya suami saya  terkejut  Dan membuat  Kesadaran  tidak betul2 hilang2.. Ajak bicara terus.. Dan  segera bawa  Ke <span class="yshortcuts">rumah sakit</span> terdekat&#8230;.</p>
<p>Pilihan cuma  Ada dua Rumah Sakit  Pusat  Pertamina (RSPP) atau <span class="yshortcuts">Rumah Sakit  Jantung</span> Harapan Kita (RSJHK). Minta  Lakukan EKG&#8230; tensi darah.. Itu yang harus saya  Lakukan segera. Pilihan  saya ke RSJHK karena arah ke Selatan  macet.</p>
<p>Sepanjang perjalanan.. Saya  mengajak bicara terus. Mengendorkan ikat  Pinggang.. Kami  Sampai di  rumah sakit. Kebetulan brankar sedang kosong,   jadi saya  Dibantu securiti rumah sakit  tersebut mendorong ke UGD dengan  kursi  Roda.sampai di UGD suasana hiruk pikuk Dan kebetulan Hari itu UGD  Sangat penuh.. Suami saya ditolak.  Karena  dilihat  Masih dapat duduk di kursi   roda.. dianjurkan untuk ke poli umum  saja.</p>
<p>Saya mengikuti saran ahli medis..  Saya antar suami ke poli umumnya  Dan sudah tutup,rasanya. . Sakit, seperti tidak  diperdulikan.</p>
<p>Tapi.. Allah itu  maha penyayang,, CAMPUR TANGAN ALLAH mulai  tampak nyata di  Hadapan saya. Seorang   dokter sudah Senior tiba2 Ada di hadapan saya  (sepertinya selesai praktek)  beliau tanya Ada apa ?</p>
<p>Saya  ceritakan  Apa yang terjadi. Beliau mengajak saya kesebuah ruangan praktek  Dan  Mulai melakukan pemeriksaan  lengkap. Muka beliau sangat  terkejut  Begitu membaca hasil EKG.  Dunia bagai kiamat waktu beliau  Mengatakan &#8220;Suami Ibu terkena  Serangan Jantung Koroner&#8221;! Harus segera  Penanganan intensif&#8230; saya  mengatakan UGD penuh. Beliau  katakan TIDAK ADA PILIHAN LAIN HARUS KE  UGD SEKARANG JUGA..beliau membuat  REKOMENDASI URGENT.. Katakan  saja dari DR.AULIA SANI (ternyata beliau mantan Direktur RSJHK).</p>
<p>Yang tadinya kami ditolak..Kemudian  diterima  Di UGD walau harus dirawat di kamar yang betul2 penuh Hari itu.. di  Situ melihat orang datang dengan keadaan sudah meninggal karena Terlambat sampai di RS, Saat di  UGD tidak pernah satu tenaga  medis  Yg  menanyakan jaminan apapun kepada saya  (Ternyata ITULAH  MOTO RS tersebut, Tindakan Dahulu&#8230;&#8230; ..  Uang  baru  Nomor  Berikutnya)<br />
<!--[if !supportLineBreakNewLine]--><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;color:#333333;" lang="SV">Dokter  Aulia <span> </span>turun tangan langsung,didampingi dokter  Robert dokter  Jaga UGD saat itu..Suamiku di tangani seksama.. 1 jam berkutnya  aku  Dipanggil keruangan dokter2..  Disana sudah  Ada dr  Aulia &amp; Robert.  Beliau menjelaskan kondisi  suamiku yang sebenarnya.. Dan   mereka  Bertanya apa yang terjadi 1  minggu kebelakang sebelum suamiku kena  Serangan jantung Hari ini.aku cerita rangkaian kejadian.</span></p>
<p>Beberapa  Malam yang kami kira masuk angin&#8230;. Beliau katakan  PADA MALAM2  ITU SEBENARNYA JANTUNG SUDAH  TERKENA  SERANGAN WALAUPUN RITME KECIL.. TAPI SUDAH  ADA BEBERAPA KOMPONEN  JANTUNG YANG MELEMAH..hingga  saat serangan dahsyat datang..  Langsung menganggu Dan RUSAK..</p>
<p>Rupanya itu  belum selesai.. Dokter minta saya berdoa  banyak&#8230; 3 jam  berikutnya adalah MASA PENENTUAN.. karena akan datang serangan KEDUA  yng maha DAHSYAT sementara  akibat dari serangan pertama. ada  pembuluh yang rusak..biasanya orang  jarang selamat.. karena faktor  TIDAK  MENGERTI.. DAN TIDAK DITANGANI  DENGAN   TEPAT.</p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;color:#333333;" lang="SV"><br />
Mereka  mengatakan  FUNGSI JANTUNG suamiku untuk sementara diganti dengan MESIN  PACU JANTUNG. Mudahan2 ini dapat membantu bertahan. (waktu   serangan  pertama, dada belum terasa  sakit). kira2 jam 21.00 suamiku  mengalami  Serangan Jantung Kedua yang membuat denyut jantung  berkisar 40.. (padahal normal 70) jam 11.00 suamiku  langsung di masukan ke ICU  karena   kondisi kritis.. dada sakit hebat.. sesak tidak  dapat  bernafas.. (pada saat itu aku hanya bisa menangis.. bingung.. sendiri)</span></p>
<p>Allah banyak membantu kami  .. aku banyak bertemu orang yang senasib  sepertiku.. yang  mereka sudah ada di RS tersebut berbulan2  lamanya.Aku bertemu  dokter2 hebat yang  baik hati dan banyak memberi pertolongan  penjelasan yang mudah aku  mengerti..dorongan dan suport dari  semua teman keluarga dan sahabat dari  luar daerah dan luar negeri  yang  membuat aku berkata &#8220;AKU  HARUS  KUAT.. SUAMI MEMBUTUHKAN AKU &amp; ANAK2 BUTUH AKU &#8220;)</p>
<p>Pasangan hidupku  terbaring selama 20 hari di ICU dengan keadaan semakin  drop,,, sementara dokter2  benar-benar mempersiapkan tindakan  yg paling tepat . hari ke 20 dipersiapkan Katerisasi dipimpin Dr.  Kaligis ( tindakan medis  mengalirkan cairan putih (kontras) ke   dalam  semua pembuluh jantung untuk  mencari dimanakah sumber  penyumbatan  akibat KOLESTEROL dan pembalonan di lokasi penyumbatan  diiringi  pemasangan STAND / RING sesuai panjang sumbatan.(Tindakan seperti  ini  sangat MAHAL) hingga bila terjadi penyumbatan lebih dari tiga  buah  dokter2 menganjurkan untuk BY PAS  yg kesempatannya fivety-fivety.  . (harga RECOVERY  sebuah  jantung sakit itu sama dengan  harga sebuah rumah atau <span class="yshortcuts">mobil mewah</span>)</p>
<p>SAYANGILAH JANTUNG  ANDA&#8230;<br />
Tapi itu belum seberapa&#8230;.  Pasangan hidup kita&#8230; akan memulai masa  penyembuhan. ., dengan banyak memerlukan perhatian  makanan, kasih sayang yang lebih banyak  dari semula..kesabaran yang tak TERHINGGA.. karena mereka mulai  sehat  dengan proses kepercayaan diri  yang hilang,,, dan  sifat yang  berubah 180 derajat, sangat sesintif dan mudah tersinggung. itu semua  PROSES.. yang kita sebagai pasangan hidup tidak pernah tau  kapan berakhirnya. &#8230;anggap itu semua IBADAH</p>
<p>SARANKU&#8230;<br />
HINDARI MAKANAN PADANG .. 75% pasien jantung penyuka  Masakan  Padang. Sekali2 cobalah  datang ke RSJHK.. disana terlihat pasien jantung koroner mulai di usia diatas 25  thn..  Di atas umur 30 kita sudah  terkena resiko pengentalan darah. Perempuan jika masih haid terlindungi  dari penyakit jantung karena memiliki  HORMON. Jika di <span class="yshortcuts">masa subur wanita</span> terkena <span class="yshortcuts">sakit jantung</span>.. itu adalah cacat bawaan seperti kebocoran  KATUP &amp; KLEP.</p>
<p>Berolah raga yang  ringan saja.. DIANJURKAN berjalan kaki pagi hari  3 km atau berenang. Hindari olahraga  yang menguras tenaga jika dari  dulu  kita bukan pencinta <span class="yshortcuts">olah raga</span> tersebut.  Olah raga yang menguras tenaga memacu  ADRENALIN,</p>
<p><span class="yshortcuts">Makan</span> banyak <span class="yshortcuts">SAYUR</span> dan BUAH untuk menghancurkan KOLESTEROL jahat di tubuh kita.</p>
<p>Hindari  Rokok walaupun Pasif&#8230;.</p>
<p>Mulailah Hidup  <span class="yshortcuts">Sehat</span> sebelum terlambat.. karena keluarga masih membutuhkan kita.</p>
<p>Insya&#8217;allah berguna dan  bermanfaat.<span> </span><span> </span><br />
<!--[if !supportLineBreakNewLine]--><br />
<!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal"><span class="yshortcuts"><span style="font-family:&quot;color:#333333;" lang="SV">Serangan  Jantung</span></span><span style="font-family:&quot;color:#333333;" lang="SV"> dan kebiasaan Minum Air Panas / hangat&#8230;.<br />
Artikel ini berguna  untuk semua. Bukan saja anjuran meminum air panas selepas makan, tetapi berhubungan dengan SERANGAN JAN-TUNG!!!!.<br />
<!--[if !supportLineBreakNewLine]--><br />
<!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;color:#333333;" lang="SV">Secara logik&#8230;., mungkin  ada kebenarannya. . Orang-orang China dan  Jepang mengamalkan minum teh panas sewaktu makan&#8230;. dan bukan-nya  air ES. Mungkin sudah tiba  masanya kita meniru kebiasaan minum air  panas / hangat sewaktu  menikmati hidangan!!!! Kita tidak akan kehilangan apa-apa&#8230; malah akan mendapat faedah dari   kebiasaan ini.</span></p>
<p>Kepada  siapa yang suka minum air ES, artikel ini sesuai untuk anda  Baca.  Memang enak  dan segar minum air ES selepas makan, tetapi akan berakibat fatal  !!<br />
<!--[if !supportLineBreakNewLine]--><br />
<!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;color:#333333;" lang="SV">Walau bagaimanapun, Air Es akan  membekukan makanan  berminyak yang baru  kita makan.  Ia akan melambatkan   proses pencernaan kita.<br />
Bila  lemak-lemak ini terbentuk di dalam usus, ia akan  menyempitkan banyak saluran dan lama  kelamaan ia akan menyebabkan lemak berkumpul dan kita semakin gemuk  dan  menuju ke arah mendapat berbagai PENYAKIT.<br />
<!--[if !supportLineBreakNewLine]--><br />
<!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;color:#333333;" lang="SV">Jalan  terbaik&#8230;adalah untuk minum sup panas atau air  PANAS/ ha-ngat selepas makan.<br />
<!--[if !supportLineBreakNewLine]--><br />
<!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;color:#333333;" lang="SV">Nota penting tentang  SERANGAN JANTUNG!!!<br />
</span><span style="font-family:&quot;color:#333333;" lang="PT-BR">Anda perlu tahu  bahwa tanda-tanda serangan jantung akan mulai terasa pada tangan sebelah  kiri.</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;color:#333333;" lang="SV">Berhati-hati juga pada  permulaan sakit sedikit-sedikit pada bagian atas dada anda. Anda mungkin  tidak akan mengalami <span class="yshortcuts">sakit dada</span> pada  serangan  pertama serangan jantung.<br />
<!--[if !supportLineBreakNewLine]--><br />
<!--[endif]--></span></p>
<p><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;color:#333333;" lang="SV">Keletihan dan berkeringat  adalah tanda-tanda pada umumnya.  Malah 60% pengidap  SAKIT JANTUNG tidak bangun selepas tidur..  Marilah kita berwaspada dan berhati-hati.<br />
<!--[if !supportLineBreakNewLine]--><br />
<!--[endif]--></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/perhutanibrainonline.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/perhutanibrainonline.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/perhutanibrainonline.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/perhutanibrainonline.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/perhutanibrainonline.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/perhutanibrainonline.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/perhutanibrainonline.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/perhutanibrainonline.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/perhutanibrainonline.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/perhutanibrainonline.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/perhutanibrainonline.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/perhutanibrainonline.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/perhutanibrainonline.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/perhutanibrainonline.wordpress.com/86/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=perhutanibrainonline.wordpress.com&amp;blog=6972267&amp;post=86&amp;subd=perhutanibrainonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://perhutanibrainonline.wordpress.com/2009/04/05/jantung-koroner/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/47f145a08c904c9b4c38560a2076721d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">phtbrain</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Intermezo</title>
		<link>http://perhutanibrainonline.wordpress.com/2009/04/03/intermezo/</link>
		<comments>http://perhutanibrainonline.wordpress.com/2009/04/03/intermezo/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Apr 2009 22:38:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>phtbrain</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://perhutanibrainonline.wordpress.com/?p=83</guid>
		<description><![CDATA[posted by : soesastro@yahoo.com non original Kenapa ANAK2 SEKOLAH DI INDONESIA tidak bisa MAJU? Anda tahu kenapa Indonesia BELUM SAMPAI menjadi negara maju? Karena rakyat Indonesia sejak dini sudah di doktrin dengan lagu2 yang tidak bermutu &#38; mengandung serta mengajarkan banyak kesalahan, kekeliruan, kerancuan, dan menurunkan motivasi.. mari kita buktikan : ~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~ [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=perhutanibrainonline.wordpress.com&amp;blog=6972267&amp;post=83&amp;subd=perhutanibrainonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>posted by : soesastro@yahoo.com</p>
<p>non original</p>
<p>Kenapa ANAK2 SEKOLAH DI INDONESIA tidak bisa MAJU? Anda tahu kenapa Indonesia BELUM  SAMPAI  menjadi negara maju?   Karena rakyat Indonesia sejak dini sudah di doktrin dengan lagu2 yang tidak bermutu &amp; mengandung serta mengajarkan banyak kesalahan, kekeliruan, kerancuan, dan menurunkan motivasi..</p>
<p>mari kita buktikan :</p>
<p>~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~</p>
<p>&#8220;Balonku ada 5&#8230; rupa-rupa warnanya&#8230; merah, kuning, kelabu.. merah muda dan biru&#8230; meletus balon hijau, dorrrr!!!&#8221;  Perhatikan warna-warna kelima balon tsb, kenapa tiba2 muncul warna hijau?  Jadi jumlah balon sebenarnya ada 6, bukan 5 ! -</p>
<p>~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~</p>
<p>&#8220;Aku seorang kapiten&#8230;. mempunyai pedang panjang&#8230;kalo berjalan prok..prok.. prok&#8230; aku seorang kapiten!&#8221;  Perhatikan di bait pertama dia cerita tentang pedangnya, tapi di bait kedua dia cerita tentang sepatunya (inkonsistensi) Harusnya dia tetap konsisten, misal jika ingin cerita tentang sepatunya seharusnya dia bernyanyi : &#8220;mempunyai sepatu baja (bukan pedang panjang)..kalo berjalan prok..prok.. prok..&#8221;, nah, itu baru klop! jika ingin cerita tentang pedangnya, harusnya dia bernyanyi : &#8220;mempunyai pedang panjang&#8230; kalo berjalan ndul..gondal. .gandul&#8230;. atau srek&#8230;.. srek.. srek..&#8221; itu baru sesuai dgn kondisi pedang panjangnya!</p>
<p>~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~</p>
<p>&#8220;Bangun tidur ku terus mandi.. tidak lupa menggosok gigi&#8230;.. habis mandi ku tolong ibu.. membersihkan tempat tidurku..&#8221;  Perhatikan setelah habis mandi langsung membersihkan tempat tidur. Lagu ini membuat anak-anak tidak bisa terprogram secara baik dalam menyelesaikan tugasnya dan selalu terburu-buru. Sehabis mandi seharusnya si anak pakai baju dulu dan tidak langsung membersihkan tempat tidur dalam kondisi basah dan telanjang!</p>
<p>~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~</p>
<p>&#8220;Naik-naik ke puncak gunung..tinggi. . . tinggi sekali.. kiri kanan kulihat saja&#8230; banyak pohon cemara&#8230;2X&#8221;  Lagu ini dapat membuat anak kecil kehilangan konsentrasi, semangat dan motivasi! Pada awal lagu terkesan semangat akan mendaki gunung yang tinggi tetapi kemudian ternyata setelah melihat jalanan yg tajam mendaki lalu jadi bingung dan gak tau mau berbuat apa, bisanya cuma noleh ke kiri ke kanan aja, gak maju2!</p>
<p>~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~</p>
<p>&#8220;Naik kereta api tut&#8230;.tut.. tut. .. siapa hendak turut ke Bandung &#8230;Sby..bolehlah naik dengan naik percuma&#8230;ayo kawanku lekas naik..keretaku tak berhenti lama&#8221;  Nah, yg begini ini yg parah! mengajarkan anak-anak kalo sudah dewasa maunya naik KA gratis melulu. Pantesan PJKA rugi terus!</p>
<p>~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~</p>
<p>&#8220;Di pucuk pohon cempaka&#8230; burung kutilang berbunyi.. bersiul2 sepanjanghari dg tak jemu2..mengangguk2 sambil bernyanyi tri li li..li..li.. &#8230;.. li..li..&#8221;  Ini juga menyesatkan dan tidak mengajarkan kepada anak2 akan realita yg sebenarnya. Burung kutilang itu kalo nyanyi bunyinya cuit..cuit.. cuit ! kalo tri li li li li itu bunyi kalo yang nyanyi orang (catatan: acara lagu anak2 dgn presenter agnes monica waktu dia masih kecil adalah Tra la la trili li!), bukan burung!</p>
<p>~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~</p>
<p>&#8220;Pok ame ame.. belalang kupu2&#8230; siang makan nasi, kalo malam minum susu..&#8221;  Kalo anak kecil, karena belom boleh maem nasi, jadi gak pagi gak malem ya minum susu!</p>
<p>~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~</p>
<p>&#8220;Nina bobo nina bobo oh nina bobo&#8230; kalau tidak bobo digigit nyamuk&#8221;  menurut psikolog: jadi sekian tahun anak2 indonesia diajak tidur dgn lagu yg penuh nada mengancam</p>
<p>~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~</p>
<p>&#8220;Bintang kecil dilangit yg biru&#8230;&#8221; (Bintang khan adanya malem, lah kalo malem emang warna langitnya biru?)</p>
<p>~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~</p>
<p>&#8220;Ibu kita Kartini&#8230;.harum namanya&#8221; (Namanya Kartini atau Harum?)  ~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~</p>
<p>&#8220;Pada hari minggu..naik delman istimewa ku duduk di muka&#8221; (Nah, gak sopan khan..masa duduk di muka??)</p>
<p>~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~</p>
<p>&#8220;Cangkul-cangkul, cangkul yang dalam, menanam jagung di kebun kita&#8230;&#8221; (kalo mau nanam jagung, ngapain dalam-dalam emang mo bikin sumur?</p>
<p>~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~</p>
<p>&#8216;Pelangi-pelangi alangkah indahmu,&#8230;. pelukismu agung, siapa gerangan ?&#8221; ( kan udah tahu yang ngelukisnya si Agung, masih nanya siapa gerangan ?&#8221;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/perhutanibrainonline.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/perhutanibrainonline.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/perhutanibrainonline.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/perhutanibrainonline.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/perhutanibrainonline.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/perhutanibrainonline.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/perhutanibrainonline.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/perhutanibrainonline.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/perhutanibrainonline.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/perhutanibrainonline.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/perhutanibrainonline.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/perhutanibrainonline.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/perhutanibrainonline.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/perhutanibrainonline.wordpress.com/83/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=perhutanibrainonline.wordpress.com&amp;blog=6972267&amp;post=83&amp;subd=perhutanibrainonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://perhutanibrainonline.wordpress.com/2009/04/03/intermezo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/47f145a08c904c9b4c38560a2076721d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">phtbrain</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>what&#8217;s wonderfull life</title>
		<link>http://perhutanibrainonline.wordpress.com/2009/04/02/whats-wonderfull-life/</link>
		<comments>http://perhutanibrainonline.wordpress.com/2009/04/02/whats-wonderfull-life/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2009 09:25:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>phtbrain</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://perhutanibrainonline.wordpress.com/?p=71</guid>
		<description><![CDATA[posted by : Daddy Hermawan&#8221; &#60;daddy_hermawan@yahoo.com non original original title life is so short Sukses itu sederhana, sukses tidak ada hubungan dengan menjadi kaya raya, sukses itu tidak serumit/serahasia seperti kata kiyosaki/tung desem waringin/the secret, sukses itu tidak perlu dikejar, SUKSES adalah ANDA! karena kesuksesan terbesar ada pada diri Anda sendiri&#8230;. Bagaimana Anda tercipta dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=perhutanibrainonline.wordpress.com&amp;blog=6972267&amp;post=71&amp;subd=perhutanibrainonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>posted by : Daddy Hermawan&#8221; &lt;daddy_hermawan@yahoo.com</p>
<p>non original</p>
<p>original title life is so short</p>
<p>Sukses itu sederhana, sukses tidak ada hubungan dengan menjadi kaya raya, sukses itu tidak serumit/serahasia seperti kata kiyosaki/tung desem waringin/the secret, sukses itu tidak perlu dikejar, SUKSES adalah ANDA! karena kesuksesan terbesar ada pada diri Anda sendiri&#8230;.</p>
<p>Bagaimana Anda tercipta dari pertarungan jutaan sperma untuk membuahi 1 ovum,itu adalah sukses pertama Anda!  Bagaimana Anda bisa lahir dengan anggota tubuh sempurna tanpa cacat, itulah kesuksesan Anda kedua&#8230;</p>
<p>Ketika Anda ke sekolah bahkan bisa menikmati studi S1, di saat tiap menit ada 10 siswa drop out karena tidak mampu bayar SPP, itulah sukses Anda ketiga&#8230;&#8230;</p>
<p>Ketika Anda bisa bekerja di perusahaan bilangan segitiga emas, di saat 46 juta orang menjadi pengangguran, itulah kesuksesan Anda keempat&#8230;</p>
<p>Ketika Anda masih bisa makan tiga kali sehari, di saat ada 3 juta orang mati kelaparan setiap bulannya itulah kesuksesan Anda yang kelima&#8230;</p>
<p>Sukses terjadi setiap hari, Namun Anda tidak pernah menyadarinya. ..</p>
<p>Saya sangat tersentuh ketika menonton film Click! yg dibintangi Adam Sandler, &#8220;Family comes first&#8221;, begitu kata2 terakhir kepada anaknya sebelum dia meninggal&#8230;</p>
<p>Saking sibuknya Si Adam Sandler ini mengejar kesuksesan, ia sampai tidak sempat meluangkan waktu untuk anak &amp; istrinya, bahkan tidak sempat menghadiri hari pemakaman ayahnya sendiri, keluarga nya pun berantakan, istrinya yang cantik menceraikannya, anaknya jadi ngga kenal siapa ayahnya&#8230;</p>
<p>Sukses selalu dibiaskan oleh penulis buku laris supaya bukunya bisa terus2an jadi best seller dengan membuat sukses menjadi hal yg rumit dan sukar didapatkan.. .</p>
<p>Sukses tidak melulu soal harta,rumah mewah,mobil sport, jam Rolex,pensiun muda,menjadi pengusaha,punya kolam renang/helikopter, punya istri cantik seperti Donald Trump,&amp;resort mewah di Karibia&#8230;  Tapi buat saya pribadi yg bisa hidup dengan sangat berkecukupan, saya rasa sukses memiliki arti yang berbeda&#8230;</p>
<p>Sukses adalah mencintai &amp; bangga terhadap diri Anda sendiri, mengerjakan apa yang Anda sukai kapan saja dan di mana saja&#8230;.</p>
<p>Sukses sejati adalah hidup dengan penuh syukur atas segala rahmat Tuhan, sukses yang sejati adalah menikmati &amp; bersyukur atas setiap detik kehidupan Anda, pada saat Anda gembira, Anda gembira sepenuhnya, sedangkan pada saat Anda sedih, Anda sedih sepenuhnya, setelah itu Anda sudah harus bersiap lagi menghadapi episode baru lagi.</p>
<p>Sukses sejati adalah hidup benar di jalan agama, hidup baik, tidak menipu, apalagi scam, saleh &amp; selalu rendah hati, Sukses itu tidak lagi menginginkan kekayaan ketimbang kemiskinan, tidak lagi menginginkan kesembuhan ketimbang sakit, sukses sejati adalah bisa menerima sepenuhnya kelebihan,keadaan, dan kekurangan Anda apa adanya dengan penuh syukur.  Saya berani berbicara seperti ini, karena hidup yang saya alami ini seperti roda pedati, ketika masih mahasiswa hidup begitu nelangsa cuma mampu makan warteg 1 kali sehari dengan nasi setengah+sayur gratis+tempe goreng.</p>
<p>Tapi ternyata dulu nikmat makan di warteg kok sama saja bila dibandingkan ketika saya makan di restoran mewah di Amerika,  Saya pernah tidur di kolong langit, beralaskan tanah &amp; terpal, hujan kehujanan, &amp; panas kepanasan.</p>
<p>Tapi ternyata lelapnya saya tidur dulu kok bisa sama saja bila dibandingkan ketika saya tidur di hotel bintang 5 di Jepang,  Saya dulu, pulang-pergi ke sekolah jalan kaki atau bersepeda sejauh 40 km,pakai baju lusuh, tas kotor &amp; alat tulis seadanya, datang ke sekolah selalu menjadi bahan tertawaan teman2 yg lebih kaya, tapi kok sama saja enaknya ketika saya dijemput oom saya naik mercy, sama2 nyampe juga ternyata,</p>
<p>Mas&#8230;  Saya pernah diundang boss saya ke rumah barunya, untuk menikmati ruang auditoriumnya, ada speaker untuk karaoke, ada untuk mendengarkan musik, ada untuk home theater, dia bilang speaker Thiel-nya untuk mendengarkan musik saja seharga 400 juta, saya disuruh ngedengerin waktu beliau putar musik jazz, memang enak sekali, suara dentingan gelas &amp; petikan bass bisa terdengar jelas, tapi kok setengah jam di situ, saya toh bosan juga, Mas. Sama saja nikmatnya mendengarkan musik di komputer sendiri, yg speakernya cuma Simbadda 100 rb</p>
<p>&#8230;  Pernahkah Anda menyadari? Anda sebenarnya tidak membeli suatu barang dengan uang Uang hanyalah alat tukar, Anda sebenarnya membeli rumah dari waktu Anda. Ya, Anda mungkin harus kerja siang malam utk bayar KPR selama 15 tahun atau beli mobil/motor kredit selama 3 tahun.</p>
<p>Itu semua sebenarnya Anda dapatkan dari membarter waktu Anda, Anda menjual waktu Anda dari pagi hingga malam kepada penawar tertinggi untuk mendapatkan uang supaya bisa beli makanan, pulsa telepon dll&#8230;</p>
<p>Aset terbesar Anda bukanlah rumah/mobil Anda, tapi diri Anda sendiri, Itu sebabnya mengapa orang pintar bisa digaji puluhan kali lipat dari orang bodoh&#8230; Semakin berharga diri Anda, semakin mahal orang mau membeli waktu Anda&#8230;</p>
<p>Itu sebabnya kenapa harga 2 jam-nya Kiyosaki bicara ngalor ngidul di seminar bisa dibayar 200 juta atau harga 2 jam seminar Pak Tung bisa mencapai 100 juta!!!  Itu sebabnya kenapa Nike berani membayar Tiger Woods &amp; Michael Jordan sebesar 200 juta dollar, hanya untuk memakai produk Nike. Suatu produk bermerk menjadi mahal/berharga bukan karena merk-nya, tapi karena produk tsb dipakai oleh siapa&#8230;</p>
<p>Itu sebabnya bola basket bekas dipakai Michael Jordan diperebutkan, bisa terjual 80 juta dollar, sedangkan bola basket bekas dengan merk sama, bila kita jual harganya justru malah turun&#8230;</p>
<p>Hidup ini kok lucu, kita seperti mengejar fatamorgana, bila dilihat dari jauh, mungkin kita melihat air/emas di kejauhan, namun ketika kita kejar dng segenap tenaga kita &amp; akhirnya kita sampai, yang kita lihat yah cuman pantulan sinar matahari/corn flakes saja oh&#8230;.ternyata. ..</p>
<p>Lucu bila setelah Anda membaca tulisan di atas Namun Anda masih mengejar fatamorgana tsb ketimbang menghabiskan waktu Anda yg sangat berharga untuk sungkem sama orangtua yg begitu mencintai Anda, memeluk hangat istri/kekasih Anda, mengatakan &#8220;I love you&#8221; kepada org2 yang anda cintai: orang tua, istri, anak, sahabat2 Anda.</p>
<p>Lakukanlah ini selagi Anda masih punya waktu, selagi Anda masih sempat, Anda tidak pernah tahu kapan Anda akan meninggal, mungkin besok pagi, mungkin nanti malam, LIFE is so SHORT.</p>
<p>Luangkan lebih banyak waktu untuk melakukan hobi Anda, entah itu bermain bola, memancing, menonton bioskop, minum kopi, makan makanan favorit Anda, berkebun, bermain catur, atau berkaraoke.. .</p>
<p>Enjoy Ur Life, LIFE is so SHORT&#8230;. Make it no Regrets</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/perhutanibrainonline.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/perhutanibrainonline.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/perhutanibrainonline.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/perhutanibrainonline.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/perhutanibrainonline.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/perhutanibrainonline.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/perhutanibrainonline.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/perhutanibrainonline.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/perhutanibrainonline.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/perhutanibrainonline.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/perhutanibrainonline.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/perhutanibrainonline.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/perhutanibrainonline.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/perhutanibrainonline.wordpress.com/71/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=perhutanibrainonline.wordpress.com&amp;blog=6972267&amp;post=71&amp;subd=perhutanibrainonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://perhutanibrainonline.wordpress.com/2009/04/02/whats-wonderfull-life/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/47f145a08c904c9b4c38560a2076721d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">phtbrain</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jadilah Jati</title>
		<link>http://perhutanibrainonline.wordpress.com/2009/03/28/jadilah-jati/</link>
		<comments>http://perhutanibrainonline.wordpress.com/2009/03/28/jadilah-jati/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Mar 2009 09:48:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>phtbrain</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://perhutanibrainonline.wordpress.com/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[Posted by  : Titik Kendal non original Pernah merasa sedih dan menitikan air mata tanpa kita ketahui penyebabnya. .., ketika kita sudah berbuat untuk bertujuan baik serta benar. tetapi kita terima adalah kritikan yang pedas. ketika kita salah mengambil keputusan, waktu sebelumnya keputusan itu telah kita pertimbangkan dengan baik&#8230; Apa yang harus kita lakukan saat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=perhutanibrainonline.wordpress.com&amp;blog=6972267&amp;post=67&amp;subd=perhutanibrainonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Posted by  : Titik Kendal</p>
<p>non original</p>
<p>Pernah merasa sedih dan menitikan air mata tanpa kita ketahui penyebabnya. .., ketika kita sudah berbuat untuk bertujuan baik serta<br />
benar. tetapi kita terima adalah kritikan yang pedas. ketika kita salah<br />
mengambil keputusan, waktu sebelumnya keputusan itu telah kita pertimbangkan dengan baik&#8230;</p>
<p>Apa yang harus kita lakukan saat seperti itu..?, jangan lah kita berputus asa!! bangkit.. Terus berjuang..</p>
<p>Kita adalah matahari yang ditakdirkan sebagai khalifah di bumi, kita tidak akan menjadi matahari jika kita tidak memancarkan cahaya, sekalipun mendung dan awan kelabu menutupi pandangan orang untuk melihat diri kita&#8230;</p>
<p>Kita coba instropeksi diri, kita sering marah ketika melihat orang lain sukses, coba deh renungkan sejenak&#8230; kenapa mereka berhasil&#8230; kerena mereka memang sudah bekerja keras dan membuka jalan untuk meraih kesuksesan.. ..</p>
<p>Apa yang harus kita lakukan saat ini&#8230; mari kita berjuang untuk lebih sukses dari orang itu, mari kita buat jalan kita.. mari kita kejar kesuksesan.. apakah kita bisa sukses jika kita tak pernah mengejar sukses&#8230;?, jangan hanya marah dan iri atas kesuksesan orang lain&#8230;</p>
<p>Jadilah seperti air..Selalu mengalir&#8230;melewati semua benda, menembus semua sisi dan tanpa batas.</p>
<p>sahabat&#8230;jangan mau dikalahkan oleh keadaan,,tetapi kalahkan keadaaan !!</p>
<p>Sahabat ,,,jangan sakit hati ketika kau ditegur, padahal kau merasa sudah mengerjakan yang terbaik. Sakit hati itu hanya akan membuat tidurmu tidak nyenyak dan perasaanmu tidak nyaman. Buanglah itu dari hatimu dan pikiranmu !</p>
<p>Kuasailah dirimu sedemikian rupa hingga kamu bisa mengatasi perasaan diperlakukan tidak adil, dilecehkan, diremehkan ataupun dikhianati oleh sesamamu.</p>
<p>Bukankah untuk itu kau hidup? untuk melihat kenyataan bahwa di dunia ini yang paling mengerti  perasaanmu dan menerima dirimu apa adanya hanya Diri kita sendiri&#8230;? dan dengan bantuan diri kita sendiri.. kita harus berjuang untuk maju.. tidak ada yang dapat menolong kita menuju kesuksesan selain diri kita sendiri dan Tuhan Yang Maha Kuasa&#8230;</p>
<p>Jauhilah segala bentuk kemarahan, tetapi jangan jauhi dirimu dan Tuhan&#8230; kini saatnya berjuang.. setelah tetesan air mata kesedihan jatuh.. maka instropeksi diri dan berjuanglah. . untuk keberhasilan kita.. jangan jadi orang<br />
yang lemah seperti ranting kering&#8230; yang rapuh.. jadilah kayu jati yang kokoh dan bernilai tinggi.. Asah dan bentuklah diri kita suatu ukuran yang bernilai tinggi&#8230; bukan hanya serpihan gergaji yang di buang orang&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/perhutanibrainonline.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/perhutanibrainonline.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/perhutanibrainonline.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/perhutanibrainonline.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/perhutanibrainonline.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/perhutanibrainonline.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/perhutanibrainonline.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/perhutanibrainonline.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/perhutanibrainonline.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/perhutanibrainonline.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/perhutanibrainonline.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/perhutanibrainonline.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/perhutanibrainonline.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/perhutanibrainonline.wordpress.com/67/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=perhutanibrainonline.wordpress.com&amp;blog=6972267&amp;post=67&amp;subd=perhutanibrainonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://perhutanibrainonline.wordpress.com/2009/03/28/jadilah-jati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/47f145a08c904c9b4c38560a2076721d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">phtbrain</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
